FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 02-2019

56

Menkominfo Imbau Ekosistem Proaktif Cegah Hoaks

Kategori Berita Kementerian | Viska
Menkominfo Rudiantara mengunjungi salah satu stan usai membuka Pameran Karya Pers dan Teknologi Informasi di Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). Pameran ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019 yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa para wartawan mempunyai standarisasi mutu dalam berkarya. - (antarafoto)

Surabaya, Kominfo - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Kota Surabaya, Jawa Timur menjadi salah satu momentum yang digunakan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mensosialisasikan bahaya hoaks yang semakin menghantui masyarakat Indonesia. Menurut Rudiantara, seluruh ekosistem baik pemerintah, lembaga maupun masyarakat harus proaktif seperti layaknya kerja relawan. 

Melalui HPN 2019 ini juga, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan upaya dan keseriusan pemerintah dalam memerangi hoaks. "Tentu pemerintah tidak berjalan sendiri, sehingga diperlukan kerjasama dari semua ekosistem yang ada. Seperti kerjasama Kominfo dengan Whatsapp dalam melakukan pembatasan forward," jelas Rudiantara ketika mengisi dialog dalam Pameran Karya Pers dan Teknologi Informasi di HPN 2019 di Grand City, Surabaya, Jum'at (8/2/2019). 

Menteri Rudiantara mengatakan, mudahnya membuat akun media sosial Facebook, Twitter maupun Instagram juga semakin memudahkan orang menyebarkan hoaks. Salah satu modus yang sering digunakan adalah meng-capture sebuah informasi atau berita yang tidak benar kemudian disebarkan melalui grup-grup media sosial, terutama di platform Whatsapp. 

"Modus seperti itu yang sering kita temui saat melakukan tindakan dan pencegahan hoaks, jadi penyebaran hoaks sekarang ini yang banyak melalui grup Whatsapp. Alhamdulillah, Whatsapp sendiri pada bulan lalu sudah menetapkan bahwa pesan yang bisa di forward hanya lima kali dibatasi dari yang tadinya 20 kali forward," kata Rudiantara.

Sejak tanggal 21 Januari 2019, Kementerian Kominfo dan Whatsapp telah bersepakat untuk membatasi jumlah forward di platform tersebut di Indonesia. Salah satu tujuannya untuk mengurangi maraknya penyebaran hoaks.

"Tindakan pembatasan ini bukan saja di Indonesia, Whatsapp juga melakukan pembatasan pengiriman pesan chat itu juga di India dan beberapa negara lainnya. Tentunya juga, Saya di satu pihak bergembira, artinya apa, platform seperti Whatsapp juga punya harapan yang sama agar hoaks ini sama-sama kita hindari. Jadi harus terbatas," ujar Menteri Rudiantara.

Sebelum memutuskan untuk menerima kerjasama pembatasan forward pada Whatsapp, Menteri Rudiantara awalnya menolak dengan asumsi kalau masyarakat Indonesia sudah mengetahui apa saja bahaya hoaks dan bagaimana cara untuk menghindarinya. Namun pada kenyataannya hoaks masih sering terjadi. 

"Saya sebelumnya berharap tidak ada pembatasan dengan asumsi bahwa kita ini sadar akan hoaks, bahwa kita ini semua tidak ingin posting sesuatu yang bersifat hoaks. Tapi permasalahan utama kita adalah kemampuan untuk memilih dan memilah informasi mana yang benar dan mana yang hoaks, jadi pemerintah berpikir relevan untuk melakukan hal itu," kata Rudiantara.

Menteri Rudiantara menegaskan bahwa dalam kondisi apapun, pemerintah khususnya Kementerian Kominfo bersama dengan seluruh ekosistem yang ada tidak pernah berhenti berusaha memerangi hoaks. **

Berita Terkait

Era Disrupsi, Menkominfo Ajak PP Muhammadiyah

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk memanfaatkan teknologi digital secara kreatif agar bisa men Selengkapnya

Kominfo Bantu Akses Internet SMA Muhammadiyah 1 Seluma

Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan bantuan akses internet untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Kabupaten Seluma, Pr Selengkapnya

Kominfo Dorong Pers Aktif Bantu Kembangkan UMKM Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong agar pers berperan aktif membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Selengkapnya

Menkominfo Ajak Milenial Buat Konten Kreatif dan Positif

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak generasi milenial untuk menciptakan konten kreatif dan positif di media sosial. Selengkapnya