FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    08 02-2019

    287

    Menkominfo Imbau Ekosistem Proaktif Cegah Hoaks

    KategoriBerita Kementerian | Viska
    Menkominfo Rudiantara mengunjungi salah satu stan usai membuka Pameran Karya Pers dan Teknologi Informasi di Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). Pameran ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019 yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa para wartawan mempunyai standarisasi mutu dalam berkarya. - (antarafoto)

    Surabaya, Kominfo - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Kota Surabaya, Jawa Timur menjadi salah satu momentum yang digunakan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mensosialisasikan bahaya hoaks yang semakin menghantui masyarakat Indonesia. Menurut Rudiantara, seluruh ekosistem baik pemerintah, lembaga maupun masyarakat harus proaktif seperti layaknya kerja relawan. 

    Melalui HPN 2019 ini juga, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan upaya dan keseriusan pemerintah dalam memerangi hoaks. "Tentu pemerintah tidak berjalan sendiri, sehingga diperlukan kerjasama dari semua ekosistem yang ada. Seperti kerjasama Kominfo dengan Whatsapp dalam melakukan pembatasan forward," jelas Rudiantara ketika mengisi dialog dalam Pameran Karya Pers dan Teknologi Informasi di HPN 2019 di Grand City, Surabaya, Jum'at (8/2/2019). 

    Menteri Rudiantara mengatakan, mudahnya membuat akun media sosial Facebook, Twitter maupun Instagram juga semakin memudahkan orang menyebarkan hoaks. Salah satu modus yang sering digunakan adalah meng-capture sebuah informasi atau berita yang tidak benar kemudian disebarkan melalui grup-grup media sosial, terutama di platform Whatsapp. 

    "Modus seperti itu yang sering kita temui saat melakukan tindakan dan pencegahan hoaks, jadi penyebaran hoaks sekarang ini yang banyak melalui grup Whatsapp. Alhamdulillah, Whatsapp sendiri pada bulan lalu sudah menetapkan bahwa pesan yang bisa di forward hanya lima kali dibatasi dari yang tadinya 20 kali forward," kata Rudiantara.

    Sejak tanggal 21 Januari 2019, Kementerian Kominfo dan Whatsapp telah bersepakat untuk membatasi jumlah forward di platform tersebut di Indonesia. Salah satu tujuannya untuk mengurangi maraknya penyebaran hoaks.

    "Tindakan pembatasan ini bukan saja di Indonesia, Whatsapp juga melakukan pembatasan pengiriman pesan chat itu juga di India dan beberapa negara lainnya. Tentunya juga, Saya di satu pihak bergembira, artinya apa, platform seperti Whatsapp juga punya harapan yang sama agar hoaks ini sama-sama kita hindari. Jadi harus terbatas," ujar Menteri Rudiantara.

    Sebelum memutuskan untuk menerima kerjasama pembatasan forward pada Whatsapp, Menteri Rudiantara awalnya menolak dengan asumsi kalau masyarakat Indonesia sudah mengetahui apa saja bahaya hoaks dan bagaimana cara untuk menghindarinya. Namun pada kenyataannya hoaks masih sering terjadi. 

    "Saya sebelumnya berharap tidak ada pembatasan dengan asumsi bahwa kita ini sadar akan hoaks, bahwa kita ini semua tidak ingin posting sesuatu yang bersifat hoaks. Tapi permasalahan utama kita adalah kemampuan untuk memilih dan memilah informasi mana yang benar dan mana yang hoaks, jadi pemerintah berpikir relevan untuk melakukan hal itu," kata Rudiantara.

    Menteri Rudiantara menegaskan bahwa dalam kondisi apapun, pemerintah khususnya Kementerian Kominfo bersama dengan seluruh ekosistem yang ada tidak pernah berhenti berusaha memerangi hoaks. **

    Berita Terkait

    Menkominfo Apresiasi Upaya Sosialisasi e-Commerce

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi upaya sosialisasi belanja dan dagang online atau e-commerce kepada masyarakat. B Selengkapnya

    Lawan Hoaks, Menkominfo Ingatkan Agar Jempol Tak Lebih Cepat Dari Pikiran

    Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan hoaks atau berita bohong. Oleh karena itu, ia mem Selengkapnya

    Gunakan 3P, Kominfo Ajak Perempuan Cegah Stunting

    Perempuan menjadi kunci dalam upaya untuk menurunkan angka prevalansi anak balita pendek atau stunting di Indoenesia. Melalui pendekatan 3P Selengkapnya

    Menkominfo Apresiasi Peran Blibli Fasilitasi Produk Lokal dan UMKM

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi peran Blibli.com yang turut memberikan fasilitas digital kepada pelaku Usaha Mik Selengkapnya