FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 01-2024

    316

    Menkominfo Ingatkan Masyarakat Hormati Perbedaan Pilihan Politik

    Kategori Berita Kominfo | Erbi

    Makassar, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengingatkan masyarakat untuk menghormati perbedaan pilihan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Menurutnya, perbedaaan pilihan merupakan hal yang wajar sebagai wujud aspirasi kolektif.

    “Dengan berbagai pilihan politik yang ada kita harus ingat bahwa perbedaan adalah hal yang wajar, mengingat itu semua adalah aspirasi kolektif masyarakat demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya saat hadir dalam acara Sosialisasi Pemilu Damai 2024: "Demi Indonesia Cerdas Memilih" #Makassar secara daring dari Jakarta Pusar, Selasa (30/01/2024).

    Menurut Menteri Budi Arie, Bapak Bangsa Muhammad Hatta telah memberikan pedoman berdemokrasi yang baik, dengan kutipan bahwa demokrasi hanya berjalan kalau disertai rasa tanggung jawab dengan partisipasi yang sehat dan bermoral.

    Oleh karena itu, Menkominfo mengajak seluruh komponen bangsa untuk turut menjaga perdamaian dan persatuan bangsa, khususnya ketika beraktivitas di ruang digital selama masa Kampanye Pemilu.

    “Saya mengajak kita semua untuk turut menjaga perdamaian khususnya dalam menggunakan teknologi digital dengan bijak demi perdamaian dan persatuan bangsa,” ungkapnya.

    Menurut Menteri Budi Arie, penyebaran konten negatif terkait pemilu tak terhindarkan seiring dengan bergulirnya tahapan Pemilu 2024. Hal itu ditandai dengan munculnya berbagai isu hoaks tentang Pemilu di berbagai media sosial dan platform digital lainnya.

    “Tidak hanya bentuk-bentuk konten negatif yang perlu kita perangi, termasuk perlindungan siber ujaran kebencian dan pemberian akses data tanpa hak,” tuturnya.

    Kementerian kominfo terus berupaya melakukan penanganan hoaks terkait Pemilu, baik melalui upaya kontra narasi maupun pemutusan akses atau takedown konten hoaks. Selain itu, Kementerian Kominfo mengamplifikasi pesan Kampanye Pemilu Damai 2024 dalam media sosial dan kanal komunikasi publik lain.

    “Guna meningkatkan upaya-upaya tersebut kami mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi penyebaran dalam bentuk konten negatif Ayo Perangi Hoaks Pemilu!,” tegasnya.

    Berita Terkait

    Video Kerusakan Parah Akibat Gempabumi Tuban? Itu Keliru!

    Ternyata, video yang memperlihatkan kerusakan rumah dan jalan itu merupakan kejadian akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang terjadi pad Selengkapnya

    Hindari Sanksi, Kominfo Dorong Importir Penuhi Perizinan Perangkat Telekomunikasi

    Penerapan perizinan ditujukan untuk melindungi keamanan nasional atau kepentingan umum dan melindungi hak kekayaan intelektual, melindungi k Selengkapnya

    Kominfo Tingkatkan Jangkauan Komunikasi Publik dengan Jaringan Media Center

    Dirjen Usman Kansong mengharapkan motivasi pemangku kepentingan akan meningkat untuk berkolaborasi dan sinergi dengan Direktorat Pengelolaan Selengkapnya

    Kominfo Tingkatkan Literasi Digital untuk Tangkal Hoaks Pemilu 2024

    Lewat literasi digital, semua elemen bangsa memiliki wawasan digital yang mumpuni dan mampu menangkal konten hoaks. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA