FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
06 02-2019

477

Kominfo Blokir 2.334 Konten Negatif dalam Aplikasi Live Chat

SIARAN PERS NO. 31/HM/KOMINFO/02/2019
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 31/HM/KOMINFO/02/2019

Rabu, 6 Februari 2019

Tentang

Kominfo Blokir 2.334 Konten Negatif dalam Aplikasi Live Chat

 

Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan dan melakukan pemblokiran 2334 konten negatif dalam 11 aplikasi live chat selama tahun 2018. Kesebelas aplikasi itu terdiri dari Bigo, BIGO LIVE, Cheez, Go Live, GOGO LIVE, KWAI GO, Live Me, Nonolive, Smule, TikTok, dan Vigo.

Berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, aplikasi terbanyak yang diblokir kontennya adalah aplikasi Smule, yakni sebanyak 613 konten. Pemblokiran dilakukan karena pakaian yang digunakan menunjukkan kevulgaran. 

Sementara pada urutan kedua, konten terbanyak yang diblokir pada aplikasi TikTok yakni 591 konten. Pertimbangan pemblokiran karena pakaian yang digunakan tampak vulgar (293 konten); isu yang mengganggu  dalam bentuk Tatto (227 konten) serta menunjukkan konten merokok, minuman keras dan obat obatan terlarang (48 konten). Selebihnya karena aksi, bahasa, erotis dan memuat anak di bawah umur. 

Pada urutan ketiga, konten yang banyak diblokir dalam aplikasi KWAI GO sebantak 424 konten. Kebanyakan konten menunjukkan aksi yang tidak layak atau vulgar (172 konten), pakaian yang vulgar (103 konten), aksi yang membahayakan (79 konten). Selebihnya karena konten yang menampilkan erotisme, merokok, minuman keras, penyiksaan mahluk hidup.

Hasil pantauan konten negatif ditemukenali ada di aplikasi Vigo (225 konten), Go LIve (197 konten), Nanolibe (124 konten), Bigo (89 konten), BIGO LIve (32 konten), GOGO LIVE (20 konten), Live Me (13 konten) dan Cheez (6 konten).

Berdasarkan kategori konten terbanyak ditemukan konten yang tidak layak atau vulgar dari penggunaan pakaian sebanyak 1653 konten. Selanjutnya konten yang mengganggu berupa Tatto (227 konten) dan konten aksi vulgar (97 konten). 

Pelaporan itu diterima Kementerian Kominfo melalui @aduankonten dan website aduankonten.id serta sudah ditindaklanjuti dengan tindakan pemblokiran oleh Kementerian Kominfo dengan penapisan mencakup IP filtering, hosting, URL dan aplikasi, serta bekerja sama dengan pihak-pihak pengelola layanan atau aplikasi.

Sesuai dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, terdapat 12 kelompok konten yang dikategorikan sebagai konten negatif.  Kategori konten negatif itu antara lain: pornografi/pornografi anak; perjudian; pemerasan; penipuan; kekerasan/kekerasan anak; fitnah/pencemaran nama baik; pelanggaran kekayaan intelektual; produk dengan aturan khusus; provokasi sara; berita bohong; terorisme/radikalisme; serta informasi/dokumen elektronik melanggar undang-undang lainnya.  

Kementerian Kominfo mengimbau warganet untuk melaporkan konten internet dan media soaial yang diduga mengandung konten negatif melalui saluran pengaduan konten twitter @aduankonten, website aduankonten.id dan nomor WA 08119224545.

 

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-3504024
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

Berita Terkait

Siaran Pers No. 85/HM/KOMINFO/04/2019 Tentang MoU Pemanfaatan Layanan Palapa Ring antara PT. Indosat Tbk dan BAKTI Kominfo

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Dan Informasi (BAKTI) dan PT. Indosat Tbk, melakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Un Selengkapnya

Siaran Pers No. 84/HM/KOMINFO/04/2019 Tentang Tangkal Penyebaran Konten Negatif, BRTI Larang Jual Beli dan Penggunaan Perangkat Penyebar SMS Palsu

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) meminta semua pihak untuk berhenti memperdagangkan ataupun menggunakan perangkat sejenis peny Selengkapnya

Siaran Pers No. 83/HM/KOMINFO/04/2019 tentang Meriahkan Pesta Demokrasi, Kominfo Dukung KLINGKING FUN

Menyambut pesta demokrasi tanggal 17 April mendatang, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Badan Ekonomi Kreatif mendukung ratusan Selengkapnya

Siaran Pers No. 82/HM/KOMINFO/04/2019 tentang Pemilu Pesta Rakyat, Menkominfo Imbau Hentikan Penyebaran Hoaks

Menjelang masa tenang dan hari H Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pilpres pada tanggal 17 April mendatang, hoaks masih menjadi ancaman Selengkapnya