FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 01-2019

    1577

    Kisah Bukalapak Menembus Batas Berbuah Apresiasi Presiden

    Kategori Artikel | Yusuf

    Jakarta, Kominfo – Ungkapan Menerobos Batas sepertinya menggambarkan kiprah penyedia platform jual beli online Bukalapak. Tema peringatan ulang tahun ke-9 usaha yang didirikan tiga anak muda Indonesia itu, tampak selaras dengan kiprah platform e-commerce itu dalam memfasilitasi dagang online.

    Founder sekaligus CEO Bukalapak, Ahmad Zaky membuka kisah. Sembilan tahun lalu ia dan Fajrin adalah teman di ITB dan SMA yang tidak memiliki apa-apa. “Yang kami miliki hanya kecintaan terhadap teknologi, mimpi, dan juga harapan. Tidak ada hal lain yang kami miliki saat itu, kami benar-benar mulai dari nol,"kata Zaky.

    Zaky menuturkan, untuk sampai pada posisi sekarang ini, Bukalapak telah melakukan ratusan percobaan. Meski semua percobaan itu tidak semuanya berbuah sukses. Bukalapak mengerahkan pusat riset dan pengembangan (research and development/R&D) serta laboratorium riset kecerdasan buatan dan komputasi awan. Bahkan, Bukalapak menggandeng Institut Teknologi Bandung, untuk mengembangkan platform jual beli online.

    “Sebagai e-commerce, kami tetap mengutamakan diri sebagai perusahaan teknologi dan terus berinovasi. Di era teknologi ini 99% kegagalan itu diperlukan. Warung (Mitra Bukalapak) ini awalnya dari percobaan yang kecil, tapi sekarang menjadi sesuatu yang besar," paparnya.

    Hari ini, Kamis (10/01/2019), di Jakarta Convention Center, Jakarta, Bukalapak merayakan ulang tahun ke-9. Perusahan berbasis belanja online yang menyandang status unicorn itu berkomitmen menaikkan kelas usaha mikro kecil dan menengah melalui teknologi. Kini Bukalapak berhasil merangkul lebih dari 4 juta pelapak untuk berjualan melalui platform online. Pengguna aplikasi  pun telah meningkat pesat hingga 50 juta orang se-Indonesia. 

    Inovasi "Mitra Bukalapak" yang dikembangkan pada awal tahun 2017 hingga saat ini juga telah berhasil memberdayakan lebih dari 500.000 warung kelontong dan 700.000 pelaku usaha mandiri di Indonesia. Data setahun terakhir, transaksi di Bukalapak berhasil tumbuh lebih dari tiga kali lipat dengan 12 juta kunjungan per harinya.

    tamu undangan dan media yang hadir di bukalapak 

    "Di awal berdirinya Bukalapak, misi kami adalah memajukan usaha kecil atau pelapak melalui platform online. Saat ini, warung-warung offline juga ikut kami berdayakan sebagai Mitra Bukalapak agar terhubung dengan teknologi, sehingga Bukalapak bisa menjadi ekosistem teknologi untuk usaha kecil di Indonesia," jelas Zaky.

    Selain mengumumkan beragam pencapaian mereka sepanjang tahun 2018 dan inovasi yang akan dikembangkan tahun ini, Bukalapak juga menggelar berbagai promo penjualan di lapak e-commerce mereka. “Tahun 2018 merupakan tahun yang meriah bagi kami. Banyak fitur yang kami hadirkan, membangun pusat riset, kolaborasi dengan pemerintah, hingga menggelar berbagai promo. Di usia yang ke-9 tahun ini, kami berkomitmen untuk terus menerobos batas dan menciptakan inovasi mutakhir untuk memberikan solusi kepada masyarakat,” papar Zaky.

    Apresiasi Presiden

    Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan Pemerintah terhadap upaya platform digital untuk meningkatkan transaksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bahkan Kepala Negara mengapresiasi Bukalapak karena ikut mengembangkan UMKM di Indonesia dengan memfasilitasi jualan di platform online.

    “Saya mengapresiasi komitmen Bukalapak untuk menjadi e-commerce yang tidak hanya mengejar keuntungan semata, melainkan juga menjalankan fungsi sosial dalam membimbing UMKM untuk bisa naik kelas,” ucapnya.

    Sambutan Jokowi di Bukalapak

    Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak Bukalapak untuk membangun ekosistem penjualan online dengan offline. Pasalnya, saat ini banyak UMKM yang mengalami kendala dalam packaging, branding maupun pemasaran. Menurut Presiden, pelaku UMKM kerap menemukan banyak problem saat ingin berkembang.

    "Mulai dari membangun brand, membuat desain, hingga mengemas produk menjadi barang yang dapat menarik perhatian pembeli. Adanya Bukalapak tentu membuka jalan bagi para UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya supaya bisa lebih besar," ungkapnya. 

    Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengharapkan Bukalapak dapat mendukung kerja pemerintah. 

    "Kalau di bukalapak sudah bergabung 4 juta UMKM, masih ada 52 juta UMKM lain yang harus dibantu dan menjadi tugas bersama pemerintah dan pelaku usaha. Saya mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online supaya nyambung dengan ekosistem offline. Artinya, seluruh UMKM yang ada di Indonesia bisa masuk ke Bukalapak. Caranya bisa bekerja sama dengan kementerian untuk memperbaiki kemasan produk-produk yang dimiliki UMKM," harapnya.

    Ke depan, dengan adanya sinergi sistem online dan pembangunan sisi offline, pasar ekonomi digital Indonesia akan menjadi negara terdepan di ASEAN. "Saya senang sekali, bahwa laporan yang saya terima 80 persen pelapak di Bukalapak itu adalah berasal dari UMKM," tegas Presiden.

    Presiden pun mengingatkan agar jangan sampai UMKM tidak bisa masuk e-commerce, lantas yang masuk adalah produk-produk dari luar negeri. “Yang sudah siap bisa masuk ke Bukalapak. Tapi banyak yang belum siap untuk masuk. Saya mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online ini agar sanggup bisa meningkatkan ekosistem offlinenya,” kata Presiden.

    Dalam peringatan ulang tahun Bukalapak, Presiden Joko Widodo memotong tumpeng dan dilanjutkan dengan selfie bersama CEO dan para peminjam KUR yang menjual produknya di platform Bukalapak. Presiden juga meninjau replika warung yang merupakan salah satu terobosan program Bukalapak.

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf,  dan Staf Khusus Presiden Teten Masduki. (hm.ys)

    Jokowi serta Menkominfo dan lainnya memencet tombol di HUT Bukalapak

    Berita Terkait

    Wajah Baru Pos Lintas Batas Negara dalam Prangko

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menerbitkan tiga prangko seri Selengkapnya

    Melibatkan Publik dalam Pengaturan Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memberikan instruksi kepada jajarannya untuk memberikan perhatian khusus terhadap impleme Selengkapnya

    Pelibatan Masyarakat dalam Revisi atau Interpretasi UU ITE

    Presiden meminta Polri membuat pedoman interpretasi terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) untuk menghindarkan m Selengkapnya

    Libatkan Masyarakat, Semarakkan Asian Games 2018

    Tengoklah sosok gedung Kementrian Komunikasi dan Informatika bila kita melintas di Jl Merdeka Barat, Jakarta. Maka, kita akan melihat balair Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA