FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 04-2021

    876

    Awas Disinformasi, Luciferase dalam Vaksin Covid-19 Jadi Alat Pelacak!

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Beredar unggahan dalam media sosial Facebook yang menyebutkan, kandungan Luciferase dalam vaksin memiliki barcode sebagai alat pelacak manusia.

    Konon, konten itu memuat klaim bahwa vaksin Corona yang beredar saat ini mengandung enzim Luciferase, secara spesifik disebut berada dalam vaksin Moderna.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kumparan.com, menurut daftar bahan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), enzim Luciferase tidak ditemukan dalam vaksin Moderna atau vaksin Corona yang beredar saat ini.

    Luciferase adalah enzim yang menghasilkan cahaya dan ditemukan pada organisme seperti kunang-kunang dan mikroorganisme laut bercahaya.

    Mengutip laporan USA Today, enzim tersebut pernah digunakan dalam penelitian Covid-19 karena kemampuannya menghasilkan cahaya yang membantu peneliti melacak bagaimana virus dan vaksin berinteraksi dengan sel.

    Misalnya, para ilmuwan di University of Texas Medical Branch di Galveston menggunakan enzim Luciferase untuk mempercepat pengembangan vaksin dan pengujian diagnostik.

    Selain itu, klaim vaksin Corona memiliki barcode sebagai alat pelacak manusia adalah hoaks.  Barcode dipasang pada botol vaksin Covid-19 sebagai langkah antisipasi beredarnya produk vaksin Corona tiruan atau palsu di masyarakat.

    Berikut laporan hoaks, disinformasi dan misinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Jumat (30/04/2021):

    1. [HOAKS] Pesan Berantai Mengatasnamakan Astrid - Sekretaris 1 Satgas Covid Pusat
    2. [DISINFORMASI] Kandungan Luciferase dalam Vaksin Covid-19 Sebagai Alat Pelacak
    3. [HOAKS] WhatsApp Resmi Meluncurkan Versi Terbaru Berwarna Pink
    4. [HOAKS] Ditemukan Ranjau China di Sekitar Lokasi Tenggelamnya KRI Nanggala-402
    5. [DISINFORMASI] Prabowo Sebut Rudal China Penyebab KRI Nanggala 402 Tenggelam

    Berita Terkait

    Pemerintah Antisipasi Penyebaran Covid-19 Varian Mu

    Pemerintah bergerak cepat mengantisipasi masuknya virus Covid-19 varian Mu ke tanah air dengan meningkatkan pengawasan di seluruh area pintu Selengkapnya

    Awas Disinformasi Soal Buat Oksigen dengan Aerator Akuarium!

    Beredar unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan cara membuat oksigen bagi pasien Covid-19 dengan menggunakan aerator, al Selengkapnya

    Awas Disinformasi! Tingkat Kematian Orang Divaksin 6 Kali Lebih Besar Terinfeksi Covid-19 Varian Delta

    Beredar informasi melalui pesan berantai WhatsApp yang menyebutkan bahwa Stadion Maguwoharjo dan Mandala Krida Yogyakarta akan dijadikan rum Selengkapnya

    Menteri Johnny Dukung Kampanye Privasi Data dan Cegah Hoaks Covid-19 di 12 Kota

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendukung kampanye privasi data dan pencegahan hoaks mengenai pandemi Covid-19 di 12 kota Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA