FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 07-2020

    284

    Keuntungan TV Analog Beralih ke TV Digital

    Kategori Sorotan Media | Viska
    - (ANTARA FOTO / Asep Fathulrahman)

    Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Ishadi SK membeberkan beberapa keuntungan ketika TV analog beralih digital. Keuntungan tersebut di antaranya adalah potensi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga dividen digital berupa spektrum frekuensi.

    Ishadi yang juga merupakan Komisaris Transmedia mengatakan dividen digital frekuensi bisa didapat ketika TV analog mulai beralih ke digital. Sebab TV analog memakan banyak frekuensi yang sesungguhnya bisa digunakan untuk perkembangan ekonomi digital hingga menggelar jaringan 5G.

    "Potensi PNBP kita bisa Rp40 triliun sampai Rp70 triliun. Efisiensi frekuensi ini bisa digunakan pemerintah untuk kepentingan-kepentingan lain," kata Ishadi dalam webinar, Kamis (23/7).

    Ishadi mengatakan pemerintah bisa memperoleh dividen digital spektrum sebesar 112 MHz.

    Ia menjelaskan TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 MHz. Apabila TV analog beralih ke digital, maka hanya dibutuhkan 176 MHz bagi stasiun televisi.

    Indonesia bisa mengalokasikan 112 MHz yang bisa digunakan untuk keperluan lain. Indonesia juga akan memiliki cadangan 40 MHz yang bisa digunakan untuk perkembangan teknologi di masa depan.

    Keuntungan lainnya adalah penyiaran digital atau Analog Switch-Off (ASO) bisa mempercepat penerapan jaringan 5G di Indonesia.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan TV analog memakan banyak spektrum frekuensi 700 MHz yang sesungguhnya bisa digunakan untuk penerapan 5G.

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M. Ramli menjelaskan TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 Mhz.

    Ishadi mengatakan Olimpiade Tokyo yang diundur akibat pandemi Covid-19 telah memastikan akan menggunakan 5G untuk menyiarkan pertandingan. Ia mengatakan Jepang adalah negara dengan teknologi pertelevisian yang maju.

    Ia memprediksi teknologi 5G akan mulai digunakan di mana-mana setelah Olimpiade Tokyo berakhir. Ia khawatir Indonesia khawatir tak akan bisa mengikuti perkembangan tersebut.

    "Tokyo adalah negara dengan teknologi pertelevisian yang maju, sehingga dapat dipastikan setelah olimpiade, teknologi 5G akan segera merebak kemana-mana. Kecuali indonesia masih bertahan tetap analog, saya khawatir itu, karena sampai sekarang belum ada pemikiran untuk membahas analog ke digital tahun depan," tutur Ishadi.

    Ishadi mengatakan industri dalam negeri juga akan berkembang dengan adanya penyiaran digital. Sebab perangkat set top box (STB) diprediksi akan dirakit di dalam negeri.

    Ia mengatakan Trans Media telah memprediksi Tingkat Kandungan Dalam Negeri di STB-nya sebesar 30 persen.

    Tak hanya itu, dari sisi kualitas video yang ditayangkan, Ishadi mengatakan penyiaran digital bisa membawa kualitas yang baik. Ia mengatakan akan ada kualitas video dari HD, UHD hingga 4K.

    "STB 30 persen ini bisa di dalam negeri, jadi bisa bisnis baru di sisi ini," ujar Ishadi.

    Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Henri Subiakto mengatakan TV analog saat ini memakan banyak spektrum yang sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah broadband yang akan meningkatkan kecepatan internet di Indonesia.

    Hal ini membuat kecepatan internet di Indonesia melambat sebab frekuensi banyak dipakai oleh TV. (jnp/mik)

    Sumber: cnnindonesia.com

    Berita Terkait

    Kemenkominfo Beri Pelatihan Digital ke 50 Ribu Peserta

    Pemerintah merasa perlu melakukan akselerasi transformasi digital guna menghadirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Oleh karena itu, Selengkapnya

    Menkominfo Ajak Kembangkan Inovasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan Selengkapnya

    Kominfo Dorong UMKM Manfaatkan Platform Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong perusahaan rintisan dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan platf Selengkapnya

    Kominfo Dorong Startup Berinovasi Perkuat Ekonomi Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong perusahaan rintisan atau startup untuk berinovasi, guna memperkuat ekosistem ekon Selengkapnya