FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 06-2020

    182

    Hadiri Peresmian Akses Internet di Flores Timur, Menkominfo: Gunakan Infrastruktur TIK dengan Baik

    Kategori Berita Kementerian | helm003
    Menkominfo Johnny G. Plate memberikan sambutan saat Peresmian Akses Internet di Puskesmas Demon Pagong, Larantuka Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur - (Indra Kusuma)

    Flores Timur, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, interaksi di ruang digital mempunyai syarat utama yakni tersedianya infrastruktur teknologi, informasi dan komunikasi (TIK), terutama di saat Indonesia tengah menghadapi pandemi COVID-19. “Saya hari ini datang kesini untuk menyampaikan kepada kita sekalian, pada saat terjadinya akselerasi transformasi digital, maka infrastuktur digital menjadi penting," tutur Menteri Johnny di acara Peresmian Akses Internet yang berlangsung di Puskesmas Demon Pagong, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (25/6/2020).

    Menkominfo mengatakan, Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), akan terus membangun dan menyediakan sarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk ribuan kantor desa, rumah sakit, puskesmas, sekolah-sekolah hingga kantor polsek di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Pada saat infrastruktur TIK telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kabupaten Flores Timur, Menteri Johnny berharap dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan pelayanan masyarakat. “Tolong digunakan dengan baik, gunakan itu untuk upload informasi yang akurat dan tepat, agar informasinya bisa sampai di pusat data nasional kita, khususnya terkait dengan COVID-19,” ujar Menteri Johnny.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon menyatakan, masih banyak desa di Flores Timur yang belum terpenuhi kebutuhan akses internet, salah satu sektor yang membutuhkan ketersediaan akses internet adalah Puskesmas. “Ada beberapa Puskesmas, ada beberapa wilayah di sini yang belum tersambung internetnya, sinyalnya itu masih cari,” kata Antonius. Kunjungan Menkominfo ke Kabupaten Flores Timur, menurut Antonius karena ada satu masalah penting di Indonesia yang harus diselesaikan, yakni infrastruktur telekomunikasi yang juga merupakan misi pemerintah daerah. “Karena saya punya misi selamatkan infrastruktur salah satunya itu adalah telekomunikasi, jadi kalau Pak Menteri datang saya bersyukur, karena apa yang menjadi harapan masyarakat Flores Timur tentu pasti terpenuhi,” pungkasnya.

    Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menjelaskan, sebagai salah satu provinsi kepulauan yang juga termasuk dalam wilayah 3T, Provinsi NTT membutuhkan dukungan untuk penyediaan layanan internet kepada masyarakat. Saat ini, Provinsi NTT sendiri memiliki Rumah Sakit sebanyak 50 unit, 392 puskesmas di 21 kabupaten. Untuk Kabupaten Flores Timur terdapat 21 unit Puskesmas dan satu RS Umum. "Kami mohon Bapak Menteri berkenan untuk terus memberikan dukungan penyediaan layanan internet kepada msyarakat kami, karena masyarakat kami ini sangat-sangat membutuhkan komunikasi yang namanya internet,” jelas Josef.

    Berita Terkait

    Percepat Transisi Masyarakat Digital, Kominfo Gencar Bangun Infrastruktur

    Percepatan transformasi digital menjadi prioritas utama nasional Pemerintah. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melakuk Selengkapnya

    Hari Bhayangkara ke-74, Menkominfo: Tingkatkan Terus Profesionalisme Polri

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun bersama jajaran Kabinet Indone Selengkapnya

    Menkominfo Resmikan Pemanfaatan Akses Internet di Flores Timur

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, melakukan kunjungan ke Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Selengkapnya

    Lewat 7.634 Titik Lokasi Internet Gratis, Kominfo Bantu Masyarakat Manfaatkan Ruang Digital

    Pemerintah berupaya membantu masyarakat agar dapat memanfaatkan ruang digital dengan optimal. Selama pandemi Covid-19, pelaku industri kreat Selengkapnya