FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    04 11-2019

    155

    Kominfo Bidik Wirausaha Digital

    Kategori Sorotan Media | meit001

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia mencatat sektor kewirausahaan digital kian diminati di tanah air dengan makin bertumbuhnya startup karya anak negeri.

    Suburnya industri digital itu telah menjadi potensi ekonomi yang tak bisa diabaikan. Kementerian Kominfo menyatakan pihaknya tengah mendorong tumbuhnya kewirausahaan digital ini.

    Salah satunya dengan menggarap program untuk peningkatan sumber daya manusia berupa pendidikan keterampilan digital bertajuk ‘Digital Talent Scholarship’.

    Program ini berbentuk beasiswa pelatihan intensif untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0 serta peningkatan ekonomi digital.

    “Tahun 2019 ini, Kominfo memberi kesempatan pada 25.000 orang peserta Digital Talent Scholarship. Pada tahun depan, jumlahnya akan ditingkatkan dua kali lipat menjadi 50.000 orang,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Rosarita Niken Widiastuti, Jumat (1/11/2019).

    Rosarita menuturkan setelah mendapat pelatihan dalam program itu, diharapkan peserta akan memiliki keterampilan untuk menjadi teknisi yang dibutuhkan perusahaan teknologi.

    “Program ini tidak berintensi untuk menciptakan engineer, melainkan teknisi yang siap bekerja langsung ke dunia digital,” ujarnya.

    Rosarita menyatakan Indonesia saat ini dicatat sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara dan juga dunia.

    “Maka penting untuk terus memelihara dan meningkatkan ekosistem dan iklim yang kondusif bagi para pelaku bisnis digital. Kominfo mengambil peran bukan lagi sebagai regulator, namun juga terjun langsung menjadi fasilitator dan akselerator,” ujarnya

    Beberapa perubahan peran Kemkominfo yang menunjukkan penyesuaian dengan ekonomi digital dengan cara fasilitasi dan akselerasi adalah dengan melakukan relaksasi dan simplifikasi regulasi.

    Dalam hal ini contohnya adalah tidak adanya lagi perizinan yang dipersyaratkan bagi startup, hanya cukup melakukan pendaftaran. Pada saat yang sama, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot. Contohnya penyelesaian jaringan tulang punggung internet serat optik kecepatan tinggi yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia, yaitu jaringan Palapa Ring, berikut prasarana last mile-nya, serta juga telah menyiapkan High Throughput Satellite.

    Yang berkaitan langsung dengan kewirausahaan digital, Kominfo juga telah menggelar Gerakan 1000 Digital Startup dan mengakselerasi lahirnya unicorn baru melalui program Next Indonesia Unicorn. Selain itu juga menjadi akselerator usaha di sektor lain, melalui gerakan UMKM Go Online.

    Sumber: Kumparan.com

    Berita Terkait

    Kominfo Terima 94 Aduan, Ada ASN Diduga Anti Pancasila dan NKRI

    Pemerintah telah menandatangani Surat Keputusan Bersama 11 Menteri tentang pencegahan radikalisme pada 11 November 2019. Baru satu bulan dit Selengkapnya

    Kementerian Kominfo Sosialisasikan Hari Nusantara, Ada Apa Saja?

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan sosialisasi terkait Hari Nusantara 2019 di Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019 lalu. Selengkapnya

    Menkominfo Wajibkan Infrastruktur Digital Dukung Kepentingan Nasional

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Johnny G Plate mengatakan bahwa selain memberikan manfaat, infrastruktur Selengkapnya

    Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global

    Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) RI, Johnny Gerrard Plate bertolak ke Berlin, Senin (25/11/2019). Selengkapnya