FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 08-2019

    125

    Minta Fasilitas Publik Diperbaiki, Presiden Ingin Masyarakat di Papua Dilindungi

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo -  Selain menekankan agar hukum ditegakkan secara tegas, siapapun yang melanggar hukum dalam kasus terkait ujung rasa berujung ricuh di Papua, Presiden Joko Widodo meminta dengan sangat agar masyarakat dilindungi, masyarakat yang tidak bersalah, masyarakat yang tidak tahu masalah, ini jangan sampai menjadi korban dalam aksi-aksi demo yang anarkis.

    “Artinya, beliau tidak ingin ada korban. Bahkan kepada aparat keamanan pun juga beliau menyampaikan berulang-ulang, jangan sampai melakukan tindakan represif, tapi persuasif, kompromis, edukatif,” kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukan) Wiranto kepada wartawan dalam keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/8/2019) malam.

    Presiden, lanjut Menko Polhukam, juga memerintahkan untuk melindungi objek-objek penting, fasilitas-fasilitas publik, dan fasilitas negara, karena dalam unjuk rasa yang berujung ricuh di Papua telah terjadi aksi anarkis dengan membakar, merusak fasilitas-fasilitas negara/pemerintahan, termasuk fasilitas umum, Telkom, dan sebagainya.

    Kemudian banyak hal-hal yang dianggap sebagai suatu tindakan yang sebenarnya tidak perlu karena mengganggu atau merusak bangunan-bangunan fasilitas yang digunakan oleh masyarakat sendiri. Sehingga kalau demonstrasi anarkis merusak sesuatu yang itu sebenarnya untuk rakyat, menurut Menko Polhukam menirukan Presiden, sebenarnya mengkhianati rakyat karena bangunan itu, fasilitas itu dibangun dengan uang rakyat.

    “Beliau menekankan lindungi itu, terutama masyarakat,” tegas Wiranto seraya menambahkan, Presiden juga memerintahkan agar bangunan-bangunan, instalasi yang rusak segera diperbaiki agar tidak mengganggu kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun kegiatan umum.

    Saat menyampaikan keterangan pers itu, Menko Polhukam Wiranto didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

    Berita Terkait

    Perhutanan Sosial Belum Lancar, Presiden: Jangan Sampai Perhutani Lebih Kolonial Dari Kolonial

    Presiden Joko Widodo mengakui, jika program perhutanan sosial belum berjalan lancar. Ada yang sudah banyak menerima manfaat tetapi ada juga Selengkapnya

    Pemerintah Ajak Seluruh Masyarakat di Papua Bersatu Sebagai Bangsa Indonesia

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto kembali meminta seluruh masyarakat di Papua untuk bersama-sama bersatu sebaga Selengkapnya

    Apresiasi Presiden untuk para Menteri di Sidang Kabinet Paripurna

    Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Kerja atas kerja keras yang telah dilakuk Selengkapnya

    Pemerintah Jamin Keamanan Masyarakat di Papua dan Papua Barat

    Setelah sempat terjadi kerusuhan di daerah Wamena beberapa waktu lalu, kondisinya saat ini sudah mulai kondusif kembali dan pemerintah menja Selengkapnya