FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    17 11-2022

    268

    Semarak Jamuan Makan Malam Pemimpin Dunia di GWK Bali

    Kategori Artikel GPR | andr045

    Acara jamuan makan malam yang merupakan bagian dari KTT G 20 dihadiri para delegasi berlangsung, Selasa malam (15/11/2022) di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Badung, Bali menyita perhatian masyarakat nasional dan internasional. 

    “Dalam mitologi Bali, patung besar ini bermakna cinta, tanggung jawab, keberanian dan kesetiaan. Ini adalah tugas kita semua kepada dunia dan kemanusiaan,” kata Presiden saat berbicara di depan para tamu jamuan makan malam.  

    Kemudian Presiden Jokowi juga mempersilahkan para Kepala Negara, para delegasi dan para tamu undangan menyantap hidangan yang telah tersaji. Presiden berharap hidangan jamuan makan malam KTT G20 ini sesuai dengan selera para tamu undangan.

    "Silakan menikmati hidangan yang telah kami siapkan untuk Anda. Saya harap tidak terlalu pedas untuk Yang Mulia," ucap Presiden. 

    Dalam jamuan makan malam KTT G20 kali ini, para undangan disuguhi  beragam menu makanan Nusantara dari berbagai daerah seperti Bali, Jawa, Sulawesi Utara, Lampung, Sumatra Barat, Sumatra Utara, hingga Aceh.

    Sebagai makanan pembuka (Appetizer) para tamu disajikan  "Aneka Ratna Mutumanikam" (Diversity in One) yang terdiri dari Mangga, Rumput Laut, Salad dengan bumbu rujak Bali dan Perkedel Jagung Daging Rajungan Manado. 

    Sementara untuk menu utama (Main Course) jamuan makan malam G20, para undangan disuguhi menu Tenderloin Sapi Wagyu khas Lampung, rendang Padang, Mousseline Singkong dan kentang, Asparagus dalam saus Kunyit Bali, hingga puree Terong Balado.

    Adapun untuk menu penutup (Dessert) pada jamuan makan malam G20, para undangan disuguhi Cokelat Mousse Aceh, nasi Tuille, Beras Ketan Hitam dengan Kelapa Parut, dan Coulis Mangga atau kuah kental yang terbuat dari buah Mangga. Adapun Cokelat Mousse merupakan salah satu menu penutup manis bermuara cokelat menjadi salah satu menu yang disukai karena rasanya dan memiliki tekstur di bagian dalam sangat lembut dan memanjakan lidah.

    Pesona Kain Endek Bali

    Saat Gala Diner tersebut Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi tampak kompak mengenakan busana Payas Agung asal Kabupaten Bulelelng yang memberikan kesan mewah, derajat tinggi serta sarat filosofi. Presiden Jokowi mengenakan atasan hitam berbahan Velvet atau Beludru dipadu ikat kepala khas Bali atau Udeng berkombinasi emas dan kain Songket Sutera warna ungu. Udeng yang dikenakan Presiden Jokowi senada dengan kain  yang dikenakan di bagian bawah. Pada bagian dada tersemat hiasan emas dan dilengkapi keris serta alas kaki berwarna hitam.  

    Sementara Ibu Iriana mengenakan atasan senada dengan Presiden Jokowi, berbahan Velvet atau Beludru dengan aksen bunga emas. Kemudian di bagian pinggang tersemat Pending, Angkin atau Stagen berwarna keemasan. Ibu Negara juga mengenakan kain Songket Sutera warna Keunguan dipadu kerudung dan masker Putih.

    Dengan penuh sikap ramah Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menyambut, menerima serta berfoto bersama para tamu yang akan menikmati jamuan makan malam berlatar belakang Patung Garuda Wisnu Kencana.

    Sementara para tamu Kepala Negara, para delegasi dan tamu undangan yang hadir di malam itu mengenakan kain lokal atau wastra Indonesia seperti Batik dan Tenun. Pesona Kain Endek Bali yang dikenakan para Kepala Negara dan Delegasi G20 menyita perhatian. Kain Endek Bali ini dikenakan para Kepala Negara dan Delegasi dalam berbagai warna seperti Merah, Kuning, Hijau, Biru, Ungu dan sebagainya.

    Tampak Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang mengenakan tenun berwana ungu terang. Kemudian Madam Kim Koen Hae, Ibu Kepala Negara Korea Selatan yang mengenakan gaun pesta simpel berwarna putih dari bahan Sutera. Lalu Presiden China, Xi Jiping yang mengenakan kain Endek Bali warna Biru dan istrinya mengenakan gaun panjang longgar berkerah Cheongsam berbahan Sutera Putih dipadu selendang berbahan kain Endek Bali Sutera warna Biru senada dengan kemeja yang dikenakan suaminya. 

    Selain para delegasi juga hadir para menteri, pejabat dan beberapa tokoh lembaga di Indonesia dan mantan para presiden dan wakil presiden Indonesia seperti Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Tri Sutrisno dan istri, Jusuf Kalla dan istri,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) juga para mentri kabinet kerja.

    Selepas bersantap jamuan makan malam G20, para kepala delegasi dan tamu undangan menyaksikan pertunjukan budaya. Lebih dari 200 penari menampilkan atraksi yang menggambarkan kekayaan dan keragaman warisan budaya bangsa Indonesia.

    Pertunjukan budaya ini bertajuk sama dengan tema G20 Indonesia, "Recover Together, Recover Stronger", terdiri atas empat babak yang menggambarkan situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Namun di balik kesulitan itu, juga terdapat peluang kuat untuk tumbuh lebih kuat dan tetap optimistis. Makna pertunjukan tersebut untuk mengingatkan semua pihak mulai berpegangan tangan bersama, hidup rukun, dan menyebarkan kebahagiaan.

    Tampak juga terekam dalam gambar ekpresi Presiden Jokowi dan para tamu undangan jamuan makan malam G20 ini menikmati pertunjukan budaya dengan ikut menggoyangkan kepala mengikuti alunan musik. Kemudian beberapa para tamu tampak fokus menikmati pertunjukan dan sesekali melakukan selfie  dengan telepon selulernya.

    Berita Terkait

    Presiden dan Ibu Iriana Gelar Jamuan Santap Malam bagi Para Pemimpin G20

    Selengkapnya

    Presiden Jokowi Jamu Makan Siang Pemimpin G20

    Selengkapnya

    Sekretariat G20 Distribusikan Tanda Pengenal untuk Jurnalis

    Selengkapnya

    Perlindungan UMKM, Program Pemulihan Ekonomi Nasional

    Eksistensi Covid-19 di Indonesia sudah memasuki bulan ketiga. Yang mulanya menyerang kesehatan, kini merambat hingga masalah perekonomian. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA