FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 05-2021

    412

    Pemerintah Larang Mudik, 12 Juta Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Awas Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Sebuah informasi beredar di aplikasi WhatsApp mengenai kebijakan Pemerintah Indonesia sengaja melarang mudik lebaran pada 6 s.d. 17 Mei 2021 guna membiarkan ribuan warga Tiongkok China masuk dan menetap di Indonesia.

    Konon, dalam konten itu diserukan pula untuk menggerakkan seluruh rakyat dan TNI di daerah masing-masing untuk mengawasi bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia karena akan ada 12 Juta warga China yang akan masuk ke Indonesia dengan dalih wisata.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, informasi tersebut adalah tidak benar dan tidak memiliki sumber kredibel.

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa semua pihak harus tetap mencegah penyebaran Covid-19 untuk tidak lebih meluas lagi.

    Kebijakan larangan mudik lebaran pada Mei 2021 ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

    Sementara itu, kabar mengenai Warga Tiongkok, menurut laporan dari Cek Fakta Medcom.id, diketahui bahwa klaim 12 juta warga Tiongkok masuk ke Indonesia di tengah larangan mudik adalah salah.

    Berikut laporan isu hoaks, misinformasi dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo,  Kamis (06/05/2021):

    1. [DISINFORMASI] Video Jalan Tikus Dipenuhi Pemotor
    2. [DISINFORMASI] Video Rakyat India Marah karena Bosan dengan Protokol Kesehatan Covid-19
    3. [DISINFORMASI] Data Tingkat Kematian Orang Divaksin Lebih Tinggi dari yang Tidak Divaksin
    4. [DISINFORMASI] Penemuan Mayat Korban Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Pulau Gili Lombok
    5. [DISINFORMASI] Pemerintah Larang Mudik pada 6-17 Mei 2021 Guna Membiarkan Masuknya 12 Juta Warga Tiongkok
    6. [HOAKS] Donasi Atas Nama Bupati Kudus

    Berita Terkait

    Transaksi Bisa Pakai Mata Uang Cina? Itu Disinformasi!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari merdeka.com, bahwa informasi itu salah. Selengkapnya

    Gangguan Massal, Internet Indonesia Diretas? Awas Disinformasi!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, menemukan fakta bahwa informasi bahwa operator layanan telekomunikasi yang Selengkapnya

    Vaksinasi Gradhika Bhakti Hanya untuk Usia 18-59 Tahun, Awas Disinformasi!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari turnbackhoax.id, informasi Sentra Vaksinasi Jawa Tenga Selengkapnya

    WHO Temukan Vaksin Covid-19 Palsu Beredar di Indonesia, Itu Disinformasi!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari antaranews.com, bahwa informasi tentang WHO menemukan Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA