FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    22 12-2020

    384

    Tulisan Soal Bukti Ilmiah Terkait Penularan Covid-19? Itu Hoaks!

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta, Kominfo – Beredar pesan berantai dalam platform pesan instan WhatsApp yang diklaim tulisan DR. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P(K) tentang bukti ilmiah penularan Covid-19.

    Faktanya, dilansir dari Liputan6.com, DR. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P(K) mengklarifikasi pesan tersebut bukan tulisannya. Terkait hubungan golongan darah dengan Covid-19, Cek Fakta Liputan6.com meminta penjelasan dari dr RA Adaninggar, SpPD.

     “Dalam pesan berantai tersebut ada kata-kata 'pasti selamat', 'akan aman-aman saja', atau 'paling kuat' itu jelas salah. Semua golongan darah punya risiko yang sama untuk terkena covid-19. Terpenting adalah harus disipilin dengan protokol kesehatan," ujar dr Adaninggar saat dihubungi Liputan6.com, Senin (21/6/2020).

    Menurut Adaninggar, faktor genetik merupakan faktor kecil dalam mempengaruhi manifestasi penyakit. “Masih ada faktor virus, lingkungan, dan sistem imun lain yang kompleks. Jadi faktor golongan darah saja tidak cukup untuk menentukan kebal tidaknya seseorang pada suatu penyakit," ujarnya seraya menambahkan soal seberapa banyak virus Covid-19 yang bisa membuat seseorang terjangkit juga tidak benar.

    Penjelasan di atas merupakan tingkat penyebaran untuk virus influenza. Hal ini dijelaskan dalam link yang disertakan dalam pesan berantai tersebut.

    Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (22/12/2020):

    1. WHO Ungkap Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Paling Lemah
    2. Hanya Indonesia yang Beli Vaksin Sinovac Tiongkok
    3. Paus Fransiskus Mengatakan Vaksin Covid Sekarang Akan Diperlukan untuk Masuk Surga
    4. Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer Berbentuk Vape
    5. Pesan Berantai Berisi Bukti Ilmiah Terkait Penularan Covid-19
    6. Jokowi Akan Menggunakan Vaksin Pfizer dan Vaksin Sinovac Untuk Masyarakat

    Berita Terkait

    Lebih Mudah Terinfeksi Usai Vaksin Covid-19? Awas Hoaks!

    Telah beredar di media sosial Facebook konten unggahan berisi informasi soal orang lebih mudah terinfeksi Covid-19 setelah divaksin. Selengkapnya

    Kominfo Ajak PIP Aktif Kurangi Sebaran Isu Hoaks

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong Penyuluh Informasi Publik (PIP) ikut aktif dalam mengurangi penyebaran isu hoaks. Hal itu d Selengkapnya

    Ruang Digital Bersih dan Sehat, Sukseskan Vaksinasi Covid-19

    Masyarakat dapat mewujudkan ruang digital yang bersih. Sehingga, berpengaruh positif terhadap pola pikir dalam mendukung penyelenggaraan vak Selengkapnya

    Banyak Orang Meninggal Akibat Vaksin? Itu Hoaks!

    Di media sosial Facebook beredar kabar, yang menyebutkan banyaknya data orang yang meninggal dunia akibat vaksin Covid-19. Konon, akun yang Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA