FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 06-2020

    157

    Beri Kesempatan Kaum Muda, Menko PMK: ASEAN Perlu Kembangkan Upaya Terpadu

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan dan kesempatan yang sama bagi kaum muda. Menurutnya negara ASEAN perlu mengembangkan updaya terpadu dalam mengembangkan kaum muda.

    "Termasuk di antaranya, mengangkat beberapa pemuda yang dinilai kompeten untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan," ujarnya saat mewakili Presiden Joko Widodo hadir dalam Pertemuan Para Kepala Negara ASEAN dengan Perwakilan Pemuda ASEAN (ASEAN Leader’s Interface with Youth Representatives) melalui telekonferensi dari Jakarta, Jumat (26/06/2020).

    Pertemuan itu rutin dilakukan di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN sebagai forum komunikasi antara para pemuda ASEAN dengan Kepala Negara ASEAN untuk mendiskusikan peran pemuda dalam membangun Komunitas ASEAN.

    Selain itu,Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan pengembangan industri vokasi dan teknologi seperti kendaraan listrik dan industri permulaan Indonesia. 

    Menko Muhadjir menyatakan saat ini Indonesia memiliki 2.193 perusahaan rintisan, mencakup satu Decacorn dan empat Startup Unicorn sehingga menempatkannya sebagai ekosistem startup nomor lima paling aktif di dunia, setelah AS, India, Inggris, dan Kanada.

    "Hal ini menunjukkan bahwa pernyataan yang telah disebutkan oleh para remaja kita sebelumnya mengenai pemeliharaan dan perkembangan kaum muda dalam aspek pengetahuan, inovasi, dan teknologi, sangat menentukan,” tegas Menko PMK.

    Menko Muhadjir pun menegaskan pemuda ASEAN dapat memainkan peran penting dalam memastikan wilayah ASEAN yang bersatu, damai, dan makmur.

    "Oleh karena itu, kami mendorong dan berharap ada upaya yang lebih terpadu dari ASEAN dalam mengembangkan generasi muda,” pungkas Muhadjir.

    Setiap negara ASEAN dapat mengirimkan dua perwakilan pemuda untuk berpartisipasi dalam Pertemuan Para Kepala Negara ASEAN dengan Perwakilan Pemuda ASEAN. Dua pemuda yang mewakili Indonesia ialah Adenanthera Swietenia Fatma (21 tahun) dan Angga Dwi Martha (29 tahun). Kedua perwakilan pemuda ini dipilih atas prestasinya dalam berbagai bidang.

    Sebelum menutup paparan, Muhadjir sekaligus ingin menekankan bahwa peran pemuda selama pandemi Covid-19 sangat penting. Ia meyakini kaum muda dapat menjadi contoh dalam menerapkan gaya hidup sehat dan menyosialisasikannya kepada masyarakat agar terlindung dari paparan virus tersebut. 

    "Pemuda dapat membantu mencegah munculnya pandemi di masa depan, terutama pandemi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan lingkungan.
    Kami percaya bahwa pemuda dapat menjadi agen sosialisasi untuk mempromosikan pentingnya menjaga lingkungan yang berkelanjutan bagi komunitas Asean," tandasnya.

    Berita Terkait

    Masuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Perlu Peran Ulama Tingkatkan Kedisplinan Masyarakat

    Jumlah kasus Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) di Indonesia masih meningkat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pe Selengkapnya

    Pemerintah Terus Kembangkan UMKM Dari Sabang Sampai Merauke

    Pemerintah memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena menjadi tulang punggung pere Selengkapnya

    Presiden: Siapkan Terobosan Baru untuk Percepat Penanganan Pandemi

    Presiden Joko Widodo meminta dilakukannya terobosan baru yang berdampak besar terhadap penanganan pandemi Covid-19 di tengah masyarakat. Ber Selengkapnya

    Aktivitas Ekonomi Mulai Menguat Seiring Kenormalan Baru

    Berbagai indikator memang menunjukkan penurunan yang tajam pada aktivitas ekonomi di bulan April dan Mei 2020 sebagai dampak dari Pandemi Co Selengkapnya