FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    07 12-2019

    510

    Anggota Komisi I DPR dan Kominfo Ajak Masyarakat Hati-hati Sikapi Informasi Media Sosial

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Ngada, Kominfo – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Andreas Hugo Parera mengajak masyarakat untuk selektif dan hati-hati ketika menerima informasi di media sosial. Hal itu menjadi salah satu bahasan dalam Forum Dialog Publik Merawat Kebhinekaan melalui Literasi Media Sosial di Kab. Ngada, Bajawa, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (7/11/2019).

     “Saya berharap masyarakat, kita semua tetap berhati-hati dalam menerima informasi yang berasal dari media sosial,”  ungkapnya.

    Menurut Andreas, tidak dapat dimungkiri, media sosial memberikan kemerdekaan seluas-luasnya bagi para pengguna. “Baik untuk mengekspresikan dirinya, sikapnya, pandangan hidupnya dan pendapatnya. Tapi kita perlu waspada agar masyarakat agar tidak terhasut beredarnya berita-berita bohong atau berita hoaks,” tegasnya.

    Andreas menyatakan saat ini saat ini jumlah telepon seluler yang digunakan lebih banyak daripada jumlah penduduk di Indonesia. "Artinya setiap orang bisa saja memiliki lebih dari 1 handphone dan hampir semua masyarakat memiliki media sosial. Namun diharapkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati menerima informasi yang berasal dari media sosial," jelasnya.

    Anggota Komisi I DPR RI itu menyebut pemerintah telah membangun infrastruktur digital untuk keadilan sosial dan harus dimanfaatkan dengan bijak.

    “Pembangunan Proyek Palapa Ring guna tercapainya keadilan sosial dalam aspek konektivitas demi Indonesia merdeka sinyal 2020. Sekali lagi, diharapkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati menerima informasi yang berasal dari media sosial,” tegasnya.

    Forum hasil kerja sama Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Komisi I DPR RI itu, ditujukan untuk  mengampanyekan kewaspadaan masyarakat akan informasi hoaks.

    Hadir juga dalam forum itu, Asisten Strategi Komunikasi Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Dina Adityareni Hermanadi.  Menurut Dina, sudah saatnya Bangsa Indonesia bisa bekerja sama untuk meningkatkan kegiatan ekonomi untuk terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. “Bukan saja secara fisik tapi juga berdaulat dalam teknologi virtual,” tandasnya.

    Berita Terkait

    Kucing dan Anjing Tak Bisa Tularkan Corona? Itu Disinformasi!

    Beredar konten di media sosial Facebook yang mengutip pernyataan WHO soal kucing dan anjing tidak bisa menularkan Virus Corona. Narasi konte Selengkapnya

    Jelang Pikada Serentak, Menkominfo Ajak Masyarakat Bangun Demokrasi Sehat di Ruang Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate meminta agar selama Pilkada Serentak 2020 berlangsung masyarakat dapat menjaga ruang digi Selengkapnya

    Kominfo Ajak Masyarakat Beli Produk UMKM Secara Daring

    Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah membuat berbagai konten untuk mengajak masyakarat membeli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menen Selengkapnya

    Subsitusi Impor, Gernas BBI Ajak Masyarakat Gunakan Produk UMKM

    Pemerintah kini menggalakkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Gerakan itu ditargetkan dapat membangkitkan dan menumbuh Selengkapnya