FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 07-2019

    649

    Pembangunan PLTSa di Empat Kota Selesai Tahun Ini

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meyakinkan, pembangunan Pembangunan Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di 4 (empat) dari 12 (dua belas) kota yang ditargetkan akan selesai tahun ini. Keempat PLTSa itu berada di Surabaya, Jakarta, Bekasi, dan Solo.

    “Pembangunan PLTSa di kota-kota tersebut, termasuk Bali, dimonitor langsung oleh Presiden Joko Widodo,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

    Kementerian ESDM sendiri, menurut Agung, terhitung sejak tahun 2019 hingga 2022 mendatang, berkomitmen untuk membangun 12 (dua belas) PLTSa. Ke-12 pembangkit tersebut akan mampu menghasilkan listrik hingga 234 Megawatt (MW) dari sekitar 16 ribu ton sampah per hari.

    Surabaya (10 MW) akan menjadi kota pertama yang mengoperasikan pembangkit listik berbasis biomassa tersebut dari volume sampah sebesar 1.500 ton/hari dengan nilai investasi sekitar  49,86 juta dollar AS.

    Lokasi PLTSa kedua berada di Bekasi. PLTSa tersebut punya investasi 120 juta dollar AS dengan daya 9 MW. Selanjutnya, ada tiga pembangkit sampah yang berlokasi di Surakarta (10 MW), Palembang (20 MW) dan Denpasar (20 MW). Total investasi untuk menghasilkan setrum dari tiga lokasi yang mengelola sampah sebanyak 2.800 ton/hari sebesar 297,82 juta dollar AS.

    Sisanya, DKI Jakarta sebesar 38 MW dengan investasi 345,8 juta dollar AS, Bandung (29 MW – USD 245 juta), Makassar, Manado dan Tangerang Selatan dengan masing-masing kapasitas sebesar 20 MW dan investasi yang sama, yaitu 120 juta dollar AS.

    Menurut Kepala Biro KLIK Kementerian ESDM Agung Pribadi, kehadiran PLTSa turut membantu mencipatkan lingkungan hidup yang berkelanjutan sesuai Nawacita Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla

    “Semangat dari pembangunan PLTSa ini tidak hanya terletak pada urusan penyediaan listrik semata. Pemerintah bertekad membenahi manajemen sampah demi menciptakan lingkungan yang sehat,” tegas Agung.

    Berita Terkait

    Skenario Pemulihan Ekonomi Berlanjut Hingga Tahun Depan

    Pemerintah kembali menegaskan bahwa skenario pemulihan ekonomi masih akan berlanjut di tahun 2021. Pasalnya, dampak pandemi Covid-19 dipredi Selengkapnya

    Penanganan Covid-19 Jadi Isu Sentral Pilkada Serentak 2020

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menyatakan, penanganan Covid-19 bisa menjadi isu sentral yang diangkat oleh kontestan pada Selengkapnya

    Penguatan Pesantren Hadapi Era Kenormalan Baru

    Pemerintah terus memberikan perhatian serius atas keberlangsungan pendidikan dalam situasi pandemi Covid-19. Tak terkecuali pondok pesantren Selengkapnya

    Presiden Tiadakan Gelar Griya saat Idulfitri Tahun Ini

    Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dipastikan tidak akan mengadakan gelar griya (open house) pada Idulfitri 1 Syawal Selengkapnya