FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
14 09-2018

742

Honorer K2 Bisa Ikut Tes CPNS Tahun 2018, Ini Syaratnya!

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Sejumlah warga mempersiapkan berkas untuk pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolres Aceh Barat, Aceh, Kamis (13/09/2018). Menjelang pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah tahun 2018, permintaan SKCK sebagai kelengkapan administrasi mulai meningkat , - (antarafoto)

Jakarta, Kominfo - Pemerintah memberikan kesempatan bagi sebanyak 438.590 pegawai honorer kategori II (K2) untuk mendaftarkan diri dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, yang menurut rencana akan dibuka pekan depan.

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 36 Tahun 2018, yang ditandatangani Menteri PANRB Syafruddin pada 27 Agustus 2018 itu disebutkan ada sekitar 438.590 pegawai honorer yang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan telah memenuhi persyaratan perundang-undangan untuk mendaftar menjadi CPNS Tahun 2018.

Dalam Peraturan Menteri PANRB itu disebutkan, bahwa mekanisme/sistem pendaftaran untuk Eks Tenaga Honorer K2 itu dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN.

Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II yang telah diverifikasi dokumennya, menurut Peraturan Menteri PANRB itu, wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKD),” bunyi Peraturan Menteri PANRB itu.

Menurut Peraturan Menteri PANRB itu, pengalaman selama 10 (sepuluh) tahun dan terus-menerus menjadi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II ditetapkan sebagi pengganti SKB.

Persyaratan

Adapun persyaratan bagi Eks Tenaga Honorer Kategori II yang akan mengikuti seleksi pengadaan CPNS Tahun 2018, menurut Peraturan Menteri PANRB ini, adalah:

  1. Usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja terus-menerus sampai sekarang;
  2. Bagi tenaga pendidik minimal berijazah Strata 1 (S1) yang diperoleh sebelum pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013;
  3. Bagi tenaga kesehatan minimal berijazah Diploma III (D3) yang diperoleh sebelum pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013;
  4. Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; dan
  5. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ditegaskan dalam Peraturan Menteri PANRB itu, Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah wajib memverifikasi kebenaran dokumen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan eks Tenaga Honorer Kategori II sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). 

sumber

Berita Terkait

Hasil SKD Tes CPNS 2018 Lewati 4 Tahap Verval Panselnas

Merespons banyaknya pertanyaan peserta perihal hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2018, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan di rua Selengkapnya

SKB CPNS Awal Desember 2018, Instansi Daerah Wajib Pakai CAT

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2018 rencananya akan digelar awal Desember 2018 ini. Dalam pelaksanaan SKB tersebut, Panitia Seleksi CP Selengkapnya

Terbanyak Dalam Sejarah, Pelamar CPNS Tahun 2018 Capai 4,43 Juta

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui rilis Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan (Humas) menyampaikan bahwa dibanding dengan pelamar calon p Selengkapnya

Pertemuan Tahunan IMF-WBG Tahun 2018 Bahas Teknologi Keuangan

Grup Bank Dunia (WBG) dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengharapkan manfaat yang nyata dan terukur dari pertemuan tahunan di Bali tahun Selengkapnya