FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
06 12-2017

946

DIPA 2018 Capai Rp847 Triliun, Presiden Minta Perbaiki Kualitas

Kategori Berita Pemerintahan | ivon001
Presiden Jokowi dan Wapres saat mengikuti acara DIPA dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2018 di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (6/12). - (Humas Setkab)

Bogor, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengemukakan, belanja negara pada tahun 2018 mendatang mencapai Rp2.220,7 triliun, termasuk diantaranya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 86 kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp847,4 triliun, dan transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp766,2 triliun, merupakan angka yang sangat besar.

Dengan besarnya anggaran tersebut, Presiden meminta agar ada perbaikan kualitas, yang salah satunya tentu saja dengan mempelajari persoalan-persoalan yang lalu supaya tidak terulang lagi kesalahan-kesalahan yang ada.

“Sangat kebangeten sekali bahwa kita sudah tahu tetapi kalau tahu itu keliru, tahu kalau itu salah masih kita ulang-ulang,” kata Presiden saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2018 di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (6/12/2017) siang.

Presiden meminta kepada seluruh menteri, kepala lembaga, dan pemerintah daerah untuk terus melakukan penyederhanaan dalam pelaksaan APBN, sehingga orientasinya adalah hasil bukan orientasinya prosedur.

Saat menghadiri ulang tahun hari Guru Nasional, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/12) lalu, Presiden Jokowi mengaku mendapat keluhan dari para guru mengenai rumitnya administrasi atau prosedur tunjangan, administasi dan prosedur kenaikan pangkat, administasi dan prosedur mengenai sertifikasi, administasi dan prosedur mengenai impasi guru swasta.

“Ini saya kira tidak hanya untuk urusan guru saja, tapi urusan-urusan yang lain kita masih terbelit dengan urusan hal yang seperti ini. Menghabiskan waktu, menghabiskan tenaga, menghabiskan pikiran, hanya ruwet muter-muter di usan-urusan ini yang sampai hari ini belum bisa kita potong,” ungkap Presiden Jokowi.

Oleh sebab itu, Presiden meminta jajaran pemerintahan terkait agar segera semuanya dari pusat sampai daerah menyederhanakan masalah tersebut.

Penyerhan DIPA 2018 itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Kerja, para pimpinan lembaga pemerintah non kementerian, para Gubernur, Bupati, dan Walikota, serta pejabat eselon I dari seluruh K/L.

 

Sumber

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan, Presiden Minta ASN Tidak Terjebak Ego Organisasi

Presiden Joko Widodo mengingatkan para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa Selengkapnya

Presiden: Guru adalah Pembangkit Inspirasi

Di sela kunjungan ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat Hari Guru kepada seluruh guru, dari Saba Selengkapnya

Presiden Dorong Pebisnis Kreatif Berkolaborasi

Presiden Joko Widodo mengingatkan anak-anak muda yang bergerak dalam bisnis kreatif bahwa berkolaborasi dengan pelaku bisnis lainnya atau pi Selengkapnya

Ekspor Tumbuh 9,2 Persen, Presiden: Jadikan Perang Dagang Sebagai Peluang

Presiden Joko Widodo mengemukakan, ekspor kita semakin tahun semakin lebih baik. Pada posisi September 2018 misalnya, nilai ekspor tercatat Selengkapnya