FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
03 01-2019

2421

Pemerintah Tetapkan 7 November Jadi Hari Wayang Nasional

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Jakarta, Kominfo - Wayang makin mendapatkan perhatian di Indonesia. Setelah ditetapkan UNESCO sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, kini hari penetapan itu dijadikan Hari Wayang Nasional.

Salah satu pertimbangan penetapan Hari Wayang Nasional adalah wayang telah tumbuh dan berkembang menjadi aset budaya nasional yang memiliki nilai sangat berharga dalam pembentukan karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Penetapan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap wayang Indonesia.

Tepat pada 17 Desember 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.

“Menetapkan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang Nasional,” bunyi diktum KESATU Keppres tersebut.

Ditegaskan dalam Keppres tersebut, Hari Wayang Nasional bukan hari libur.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum KETIGA Keppres Nomor 30 Tahun 2018, yang telah ditetapkan di Jakarta pada tanggl 17 Desember 2018.

Berita Terkait

KPU Tetapkan Rekapitulasi Perolehan Suara Nasional Pilpres 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dari 34 provinsi dan 130 P Selengkapnya

Tahun 2020, Pemerintah Fokus Membangun SDM

Prioritas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020 akan tetap fokus pada pembangunan manusia. Melalui sinergi antara Kementerian/Lembaga da Selengkapnya

Presiden Teken PP Pemberian Gaji, Pensiun, Tunjangan ke-13 Bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan

Dengan pertimbangan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas kepada Pegaw Selengkapnya

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1440 H Jatuh pada 6 Mei 2019

Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1440H jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Keputusan ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam Selengkapnya