FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
14 06-2017

316

Kominfo Apresiasi Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi

Kategori Berita Kementerian | patr001

Jakarta, Kominfo - Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail menyambut baik Perjanjian Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi antara anggota Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dengan PT. Jabar Telematika. “Kami menyambut baik ide ini agar bisa lebih cepat pembangunan infrastruktur broadband,” kata Ismail pada acara penandatanganan kerjasama di Ruang Ukir, Kantor  Pusat Kementerian Kominfo Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Menurut Dirjen Ismail, Kementerian Kominfo  senantiasa mendukung setiap upaya penyediaan layanan broadband kepada masyarakat. "Kami Kominfo hadir disini untuk membantu, ingin support, bukan malah membuat cost biaya tinggi dan lain sebagainya, bukan untuk membuat regulasi yang ga perlu. Kalau diperlukan pedoman-pedoman, kita buat,” tambahnya.

Ismail menjelaskan manfaat pedoman  yang disusun oleh Kementerian Kominfo. “Mungkin manfaatnya untuk aparat penegak hukum. Kalau sudah ada pedoman Bapak lebih mudah menunjukan bahwa ini loh aturan umum dari pemerintah pusat, teknis yang dimungkinkan seperti ini tapi bukan yang mengikat. Kita buat yang minimal-minimal sehingga ketika berhadapan dengan auditor, Bapak punya pegangan,” jelasnya.

Dirjen SDPPI, menyatakan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kominfo akan selalu diupayakan tidak memberatkan pelaku usaha dan pembuatannya pun akan melibatkan stakeholders. “Dengan adanya pedoman teknis dan sebagainya, Bapak-Bapak punya pegangan setidak-tidaknya dan itu kami buat seminimal mungkin tidak memberatkan dan tidak membuat kontraktor harus mengikuti suatu beban yang nantinya jadi berat. Ini akan dibuat secara konsensus,” katanya.

Mengenai isu tata kelola yang membicarakan hubungan banyak pihak, Ismail mengatakan bahwa setiap alternatif-alternatif perlu untuk ditampung. “Berbagai alternatif yang mungkin supaya kita bisa tampung sehingga nanti dari teman-teman di daerah punya pilihan-pilihan sesuai kondisi keuangan, APBD, dan sebagainya ” katanya.

Dirjen Ismail juga menekankan pihaknya akan selalu bekerjasama dengan asosiasi untuk menyusun berbagai pedoman teknis. “Kominfo akan hadir bekerja sama dengan asosiasi. Kami anggap ini sebagai input awal. Kami akan payungi untuk mensupport bisa diturunkan atau direplikasi ke daerah-daerah lain,” tandasnya. (PS)

Berita Terkait

Menkominfo Apresiasi Marketplace Konten Footage Pertama di Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi kehadiran Stockshot.ID sebagai matketplace konten footage, video pendek dan vid Selengkapnya

Menkominfo: Rasio Tenaga Kerja TIK Masih Jadi Tantangan Indonesia

“Kalau kita lihat perkembangan TIK yang luar biasa saat ini, sebetulnya Indonesia masih jauh tertinggal. Dari sisi jumlah profesi kita ban Selengkapnya

Kominfo Dukung Kerjasama Antar Industri Game

”Pemerintah mendorong dan mendukung adanya signing ceremony seperti ini. Adanya kerjasama pada bidang kreatiif sangat dibutuhkan terutama Selengkapnya

Pemerintah Akan Tetapkan Formula Tarif Telekomunikasi

Kementerian Kominfo melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan merumuskan formula yang berkaitan dengan tarif telekomunikas Selengkapnya

comments powered by Disqus