FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
05 06-2017

465

Kita Bisa Menjadi Negara Barbar Kalau Membiarkan Persekusi

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Jakarta, Kominfo - Persekusi adalah perbuatan yang berlawanan dengan azas-azas hukum negara. “Sangat berlawanan dengan azas-azas hukum negara, jadi perorangan maupun kelompok-kelompok, maupun organisasi apapun, tidak boleh main hakim sendiri, tidak boleh,” ucap Presiden Joko Widodo setelah menyampaikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (03/06/2017).

Terlebih lagi bila mengatasnamakan penegakan hukum, “Tidak ada, tidak boleh dan tidak ada. Kita bisa menjadi negara barbar kalau hal seperti ini dibiarkan,” kata Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pelaku persekusi. “Tidak boleh hal-hal seperti itu dibiarkan,” ucap Presiden.

Oleh karenanya, Presiden meminta kepada siapapun, baik individu, kelompok maupun organisasi masyarakat dari kelompok manapun untuk segera menghentikan aksi persekusi. “Hentikan dan semuanya serahkan persoalan-persoalan yang akan datang itu kepada aparat hukum, kepada Kepolisian,” kata Presiden.

Video Keterangan Pers Presiden RI, Malang, 3 Juni 2017

Sumber

Berita Terkait

Pemerintah Utamakan Keamanan Negara dan Masyarakat

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menutup Telegram karena aplikasi tersebut dianggap dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunik Selengkapnya

Momentum Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Persatuan

Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1438H kepada masyarakat melalui video yang diunggah lewat akun Instagram. “Se Selengkapnya

Indonesia Acuan Keberagaman di Negara Asia-Afrika

Selengkapnya

Libatkan Dunia Usaha dan Industri dalam Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk dilakukan reorientasi pendidikan dan pelatihan vokasi ke arah demand driven sehingga kurikulum, Selengkapnya

comments powered by Disqus