FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 05-2017

    1561

    Aulia E. Marinto : Masih Banyak UMKM Belum Melek Teknologi Digital

    Kategori Sorotan Media | novaldi

    "Hal ini perlu didorong, sebab saat ini masih banyak UMKM yang belum cukup melek teknologi digital," kata Aulia E. Marinto, Ketua idEA lewat keterangan tertulisnya kepada Wartakotalive.com, Kamis (25/5/2017) lalu.

    Aulia menjelaskan, saat ini, menurut data dari Google Indonesia, potensi 8 juta UMKM Go Online itu sudah terlihat.

    Namun, Pemerintah berupaya, agar 8 juta UMKM Go Online tidak sekadar jadi angka statistik saja.

    Angka tersebut harus jadi 8 juta UMKM Go Online yang benar-benar jadi kekuatan baru ekonomi untuk mendukung perekonomian digital Indonesia.

    "Upaya menjadikan 8 juta UMKM go online yang tangguh inilah yang perlu diprakarsai secara bersama oleh berbagai pihak. Harus ada sinkronisasi dari berbagai pihak terkait (stakeholders) untuk mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Digital berbasis UMKM," katanya.

    Upaya sinkronisasi ini setidaknya harus melibatkan berbagai unsur seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UMKM, Badan Ekonomi Kreatif, pemerintah daerah, komunitas dan Inkubator UMKM, perguruan tinggi, dan asosiasi pendukung lainnya.

    "Upaya sinkronisasi tersebut harus dilakukan demi mewujudkan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia," kata Aulia yang juga sebagai CEO Blanja.com itu.

    Untuk mewujudkan semua itu, kata Aulia perlu standar pelaksanaan, kurikulum edukasi, dan panduan yang sama.

    Hal itu penting diselaraskan agar program ini dapat berjalan serentak dan terukur, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

    "idEA akan membantu sepenuhnya dalam pencapaian program ini dengan membuat rumusan dan kurikulum standar acuan, buku panduan, pelatihan untuk trainer lokal, standar pelaksanaan, kolaborasi dengan ekosistem e-Commerce nasional, regional, dan global, dan menyelenggarakan platform edukasi online," jelasnya.

    Dengan dukungan dan kerja sama semua stakeholder, database UMKM Online akan terbentuk secara nyata dan terverifikasi.

    Data produsen, distributor, dan peritel UMKM akan terintegrasi menjadi satu dan mudah diakses oleh para pelaku usaha.

    Program ini juga akan membantu koperasi, lembaga pemberdaya UMKM, dan pemerintah daerah dalam membuat platform online.

    "Program UMKM Go Online diharapkan bisa mewujudkan UMKM yang mempunyai kemampuan bersaing di tingkat regional dan global dan bisa melakukan ekspor perdagangan online di masa depan," katanya.

    Selain itu, UMKM online di Indonesia diharapkan menjadi juara yang menguasai pasar e-Commerce di tingkat nasional, regional, dan global.

    "Jika sinkronisasi ini berhasil dilakukan, harapan Indonesia menjadi the next big ecommerce setelah China dan India, akan segera terwujud," kata Aulia.(*)

    Source: http://wartakota.tribunnews.com/2017/05/28/aulia-e-marinto-masih-banyak-umkm-belum-melek-teknologi-digital


    Berita Terkait

    Perempuan Diminta Lebih Banyak Terjun ke Dunia Teknologi

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong perempuan terjun ke dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lewat berbagai Selengkapnya

    Penuhi Hak Anak, Kemkominfo: Orang Tua Harus Manfaatkan Teknologi Digital

    Perubahan yang terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda negeri menjadikan tahun ini menjadi masa yang tidak mudah bagi anak-anak dalam proses Selengkapnya

    Penuhi Hak Anak, Kemkominfo: Orang Tua Harus Manfaatkan Teknologi Digital

    Perubahan yang terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda negeri menjadikan tahun ini menjadi masa yang tidak mudah bagi anak-anak dalam proses Selengkapnya

    2.500 Pedagang Pasar di Balikpapan Sudah Melek Digital

    Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo di Kota Balikpapan berhasil mengajak hampir 2.500 pedagang ke marketp Selengkapnya