FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
17 05-2017

420

Dirjen IKP: Kebangkitan Pemuda, Kebangkitan Negara Indonesia

Kategori Berita Kementerian | Viska

Jakarta, Kominfo -- Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, menyampaikan bahwa semangat kebangkitan negara Indonesia berada di pundak generasi muda. Hal ini ia sampaikan dalam Seminar Hari Kebangkitan Nasional di Gedung STOVIA, Jakarta,  Rabu (17/05/2017).

“Semangat untuk bangkit berada di pundak orang-orang muda, sehingga tidak berlebihan kalau kita sebut kebangkitan pemuda sama dengan kebangkitan negara Indonesia,” tutur Niken di hadapan ratusan siswa-siswi SMA se-Jakarta yang hadir dalam seminar tersebut.

Menurut Niken, organisasi modern pertama di Indonesia, Budi Utomo, dibentuk oleh para pemuda yang saat itu masih berusia 20 tahun. “Berarti sejak seusia adik-adik mereka sudah tumbuh rasa nasionalismenya, sudah tumbuh keinginan membentuk negara NKRI,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Niken juga mengingatkan para pelajar untuk lebih waspada atas banyaknya informasi negatif yang saat ini banyak beredar di media sosial. “Di internet saat ini lebih banyak informasi yang negatif, isinya ujaran kebencian, SARA, intoleran, fitnah, memutarbalikkan fakta, info yang membuat cemas,” katanya.

Salah satu informasi yang patut diwaspadai, lanjutnya, adalah informasi yang ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan paham lain. Padahal semangat yang selama ini diusung adalah persatuan bangsa dengan berdasar pada Pancasila.

“Adik-adiklah, pelajar, sebagai garda terdepan yang bisa ikut menjaga komitmen para pejuang, pahlawan, Budi Utomo, yang menginginkan adanya persatuan bangsa dengan Pancasila sebagai dasar negara,” paparnya. 

Semangat yang juga harus dijaga bersama oleh bangsa Indonesia, lanjut Niken, adalah Bhinneka Tunggal Ika. “Sejak Indonesia ini berdiri sudah ada Bhinneka Tunggal Ika, ada Jong, artinya Indonesia dibangun bersama-sama oleh berbagai suku, agama, ras, kelompok masyarakat.”

Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya, adalah realitas bagaimana bangsa Indonesia mengelola perbedaan. “Bagaimana kita mencari persamaan di tengah perbedaan. Ini adalah semangat dari Kebangkitan Nasional Indonesia,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut Niken juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk menanamkan rasa cinta tanah air. Menurutnya, di tengah lanskap global yang semakin datar sekarang ini, dengan jarak yang semakin dekat dan penyebaran informasi yang semakin cepat, energi kreatif generasi muda juga harus diarahkan untuk menciptakan konten positif yang menumbuhkan semangat kebangsaan.

“Informasi sebagai komoditas harus bisa dimanfaatkan secara benar, saya ajak adik-adik iktu menyebarkan informasi yang menginspirasi,” katanya. 

Seminar yang mengangkat tema “Kebangkitan Generasi Muda, Kebangkitan Indonesia” ini dilanjutkan dengan diskusi yang menghadirkan Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Henri Subiakto; Aktivis Perempuan Musdah Mulia, serta Tenaga Ahli Bidang Politik Lembaga Ketahanan Nasional RI. (VY/Foto:DPS)

Berita Terkait

Menkominfo Tantang Perbankan Ciptakan Pendanaan Inovatif

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai dalam pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia keters Selengkapnya

Menkominfo: Mungkin Bisa Ada Cikini Valley di Indonesia!

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan Indonesia memiliki Cikini Valley tempat berkembangnya ekosistem digital. "Saya me Selengkapnya

Dirjen Aptika: Pemerintah Hanya Pantau Akun Perusak Tatanan Negara

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menegaskan pemerintah tidak ingin m Selengkapnya

Sinergi Antar Kementerian Sukseskan Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2017

Keberhasilan penyelenggaraan angkutan lebaran 2017 menjadi hasil kerjasama dan komunikasi antara berbagai pihak diantaranya Kementerian/Lemb Selengkapnya

comments powered by Disqus