FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 01-2017

2414

Tangani Hoax, Pemerintah Sosialisasi Literasi dan Konsultasi Publik

Kategori Berita Kementerian | srii003

Jakarta, Kominfo - Pemerintah fokus untuk menggunakan sosialisasi literasi dan konsultasi publik untuk menangani penyebaran hoax.  “Yang dilakukan pemerintah untuk menangani hoax pertama dengan melakukan pendekatan sosialisasi literasi dan hal kedua yaitu konsultasi dengan publik atau stakeholder”, papar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam diskusi bertajuk News or Hoax di Media Center Gedung Nusantara III DPR/MPR RI Jakarta, Selasa (10/01/2017).

Pilihan langkah itu bukan tanpa alasan. Menurut Menkominfo langkah sosialisasi literasi lebih baik dibandingkan pemutusan akses situs. "Dalam dunia maya tidak boleh gebyah uyah (menganggap semua sama), di mana dalam media sosial terdapat messaging system untuk publik dan pribadi, dan media harus menepatkan Dewan Pers sebagai lokomotif pers," jelasnya.

Pemerintah dalam hal ini membantu pengawasan konten, walaupun belum menjangkau seluruh media, baru kepada media elektronik saja. "Kedepannya pengawasan akan terus diperluas  hingga pada independensi pemilik modal media," jelas Menteri Rudiantara.

Pada kesempatan itu Ketua Dewan Pers, Josep Adi Prasetyo mengatakan bahwa media juga harus mendukung keputusan bersama yang sudah disepakati. "Sementara Dewan Pers bertugas mengawasi Pers yang ada di Indonesia, media harus mengurus badan hukumnya, agar mendapat verifikasi dari dewan pers," jelasnya.

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari juga mempertegas bahwa masyarakat harus mendapatkan berita yang benar tanpa unsur kebohongan, “seluruh masyarakat percaya pada media mainstream. Tapi saat ini masyarakat berkurang kepercayaannya kepada media tersebut dan akhirnya mereka menikmati hoax.", ujarnya.

DPR ingin melindungi rakyat dari berita bohong. Rakyat tidak mengkonsumsi hoax, bahkan wartawan pun akan menjadi acuan atau referensi. Hal tersebut dikatakan Kharis sebagai penutup diskusi siang ini.(Biro Humas -Sina)

 

Kett Foto: Diskusi bertajuk News or Hoax dengan pembicara Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan Ketua Komisi I DPR RI  Abdul Kharis Almasyhari dan moderator Wartawan Parlemen Romdony Setawan, di Media Center  DPR RI Gedung Nusantara III, kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (10/01/2017)

Berita Terkait

Bakohumas Harus Sosialisasikan Program Dana Desa

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Hukum Henri Subiakto mengharapkan anggota Badan Koordinasi Humas Pemerintah dapat melaku Selengkapnya

Tekad Pemerintah Hubungkan Sekolah dengan Internet Kecepatan Tinggi

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta anak didik dan guru untuk betul-betul memanfaatkan internet sebagai akses untuk memper Selengkapnya

Era Konvergensi Media, Pekerja Media Perlu Lebih Kreatif dan Solutif

Era konvergensi media yang berlangsung saat ini memungkinkan profesional media massa menyampaikan berita dan menghadirkan informasi dan hibu Selengkapnya

Dukung Kelancaran Mudik, Pemerintah Luncurkan Aplikasi "Ayo Mudik"

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Selengkapnya

comments powered by Disqus