FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 01-2017

    1823

    Berita Terkini: Kemenkominfo Nyatakan Mampu Lacak Penyebar Berita Hoax Lewat WhatsApp !

    Kategori Sorotan Media | ester

    indowarta.com– Kini lewat aplikasi media sosial WhatsApp pemerintah dapat melacak asal berita hoax. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan informatika (Menkominfo) Rudiantara. Selain menggunakan WhatsApp, pemerintah juga mampu melacak ujaran kebencial melalui Line dan BlackBerry Messenger (BBM).

     

    Dalam pemberantasan berita hoax, Rudiantara mengaku mempunyai metode untuk melacak dari mana sumber yang menyebarkan berita tersebut. Jika dianggap berlebihan, Kemenkominfo dapat melaporkan kepada pihak polisi agar melakukan tindakan hukum.

     

    Usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan kemarin 29 Desember 2016. Rudiantara mengatakan dapat menelusuri dari mana asal beritanya.

     

    Meski pemantauan penyebaran berita palsu melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp sulit dilakukan. Hal ini karena sifatnya lebih privat. Tidak seperti pemantauan di beberapa media sosial seperti Twitter, facebook, dan instagram. Meski demikian, Rudiantara menegaskan hal ini bukan menjadi halangan. Justru pemantauan bisa dilakukan tetapi penanganannya berbeda.

     

    Menurutnya, berita hoax lebih banyak disebarkan melalui WhatsApp. Tak hanya itu bahkan ujaran kebencian, provokatif, dan fitnah seringkali di broadcasting lewat aplikasi chatting.

     

    Dalam hal ini WhatsApp merupakan salah satu media sosial chatting. Sehingga penanganan berbeda dengan media sosial murni layaknya facebook.

     

    Justru penyebar berita fitnah melalui aplikasi chatting ini lebih bersifat provokasi. Serta sifatnya menyebar kebohongan dari satu kontak ke kontak lainnya. Ini tentunya ke arah privat. Sedangkan di media sosial terbuka pemantauannya lebih mudah.

     

    Dalam upaya ini, Rudiantara melalui Kemenkominfo akan memblokir akun tersebut jika terbukti menyebarkan berita kebencian atau fitnah.

     

    Hal ini senada dengan himbauan dari presiden Joko Widodo. Terkait dengan pemantauan terhadap berita yang beredar di media sosial. Jokowi menyarankan agar pemerintah terkait lebih menggalakkan kampanye penggunaan media sosial yang dampaknya positif.

     

    Hal ini sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Pesatnya pengguna sosial di Tanah Air sangat perlu diarahkan ke hal positif.

     

    Sumber : http://indowarta.com/16071/berita-terkini-kemenkominfo-nyatakan-mampu-lacak-penyebar-berita-hoax-lewat-whatsapp/

    Berita Terkait

    Perangi Hoaks, Kemenkominfo Galakkan Literasi Medsos

    REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Proses literasi media sosial perlu dilakukan ke seluruh lapisan masyarakat, baik itu pelajar dan mahasiswa maupun Selengkapnya

    Di WEF 2020, Menkominfo Pamerkan Pesatnya Perkembangan Startup Indonesia

    KOMPAS.com – Indonesia merupakan tanah yang subur untuk pertumbuhan startup. Terbukti Indonesia menduduki posisi lima dunia dengan 2.193 s Selengkapnya

    Ini Tips Kemenkominfo Agar Terhindar Dari Hoaks

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo memberikan tips sederhana agar masya Selengkapnya

    Kemenkominfo Sampaikan Pesan Perdamaian Bermedia Sosial

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menangkal konten negatif seperti hoax, Selengkapnya