FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 03-2024

    308

    Awas Hoaks! Banjir Bandang Hancurkan Puluhan Rumah di Provinsi DKI Jakarta

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Beredar konten dalam platform YouTube berupa unggahan video mengenai bencana banjir. Konon, video unggahan itu disertai narasi bencana banjir bandang telah menghancurkan puluhan rumah di wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari turnbackhoax.id, ternyata klaim pada unggahan tersebut adalah keliru dan merupakan konten yang dimanipulasi.

    Narator dalam video itu hanya membaca ulang artikel news.detik.com berjudul “Siaga Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta” yang memberitakan mengenai potensi banjir pesisir (rob) di sembilan wilayah Pesisir Utara Jakarta pada 19 sampai 23 Februari 2024.

    Berikut laporan harian isu hoaks, disinformasi dan misinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Rabu (13/03/2024) :

    1. [HOAKS] Promo Berhadiah Sambut Ramadhan Mengatasnamakan BNI
    2. [HOAKS] Banjir Bandang Hancurkan Puluhan Rumah di Provinsi DKI Jakarta
    3. [HOAKS] Sumur Resapan saat Dipimpin Heru Budi Air Dimasukkan ke Dalam Rumah
    4. [HOAKS] Raffi Ahmad Bagikan Uang Rp30 Juta untuk Membantu Melunasi Hutang
    5. [HOAKS] Cina dan Israel Bekerja Sama Hilangkan Agama dan Pancasila di Indonesia

    Berita Terkait

    Awas Hoaks! Bantuan BI Senilai Rp125 Juta untuk Pelaku UMKM

    Faktanya, klaim yang beredar tersebut adalah tidak benar. Selengkapnya

    Awas Hoaks Lowongan Pekerjaan Online!

    Faktanya, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Antre Panjang di Pelabuhan Gilimanuk Awal April 2024

    Fakta dari akun Instagram resmi @poldabali klaim video antrean panjang itu hoaks. Selengkapnya

    Awas Hoaks! BI Tak Layani Penukaran Uang Baru Idulfitri Tahun Ini

    Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kompas.com, narasi soal BI tidak melayani penukaran uang baru untuk Idul Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA