FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    09 01-2024

    223

    Capai 92 Persen, Kominfo Targetkan BBPPT Berkelas Dunia

    Kategori Berita Kominfo | Yusuf

    Depok, Kominfo - Pembangunan Laboratorium Pengujian Perangkat Telekomunikasi Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah mencapai 92 persen. 

    Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail menegaskan pembangunan akan rampung tahun ini dan menargetkan mendapat predikat World Class Testing Laboratory (WCTL).

    “Kami mengharapkan bisa mencapai predikat WCTL dan mendapatkam pengakuan dari komunitas internasional yang berwenang di bidang telekomunikasi,” ungkapnya saat meninjau Laboratorium Pengujian Perangkat Telekomunikasi di Tapos, Depok, Senin (08/01/2024).

    Kunjungan Kerja Direktur Jenderal SDPPI Kementerian Kominfo untuk memantau sekaligus memastikan proses pembangunan dan pemasangan chamber yang sudah selesai terinstalasi serta alat/perangkat pengujian yang baru.

    Dirjen Ismail menyatakan untuk mendapatkan predikat WCTL ada tiga hal yang perlu dilakukan.  Pertama, Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi harus memiliki kontribusi besar dalam proteksi masyarakat dari penggunaan alat atau perangkat telekomunikasi yang berbahaya dan memastikan keselamatan dari pengguna perangkat telekomunikasi.

    “Kedua, harus bisa menjadi pintu agar industri dalam negeri ini bisa keluar dan bisa memberikan pendapatan negara serta tidak perlu melakukan pengujian di luar negeri jadi cukup dilakukan di BBPPT karena sudah bertaraf internasional,” jelasnya.

    Adapun ketiga, masuk dalam bagian spektrum manajemen, yaitu dimana tidak semua perangkat telekomunikasi perlu melakukan perizinan, sehingga nantinya perlu adanya time and approval sertifikasi yang di dalamnya ada hasil laporan hasil uji.

    “Kita siapkan sarana dan prasarana sebaik mungkin untuk mencapai ketiga misi tersebut,” tegas Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo.

    Dirjen Ismail menambahkan bahwa satu hal penting yang tidak boleh ditinggalkan ialah bisnis proses agar seluruh infrastruktur yang dimiliki dapat berjalan sesuai dengan standar internasional. 

    “Perlu adanya sistem yang menjalankan ini, sehingga kita tidak terpaku kepada individu tertentu,” ujarnya.

    Menurut Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo ujung dari bisnis proses layanan adalah apa yang dirasakan oleh konsumen. Oleh karena itu, Dirjen Ismail mengharapkan agara pelayanan yang diberikan menjadi salah satu hal terpenting dalam bisnis proses yang dijalankan. 

    “Jangan sampai pelayanan yang terbilang hanya 3 hari bisa mundur menjadi 1 minggu, ini dapat menghambat bisnis proses karena ada ketidakpuasan dari konsumen,” tandasnya.

    Dirjen Ismail juga mengajak seluruh pegawai di BBPPTuntuk selalu memberikan kontribusi terbaik. 

    “Saya minta totalitas dalam pekerjaan dan selalu memberikan yang terbaik,” harapnya.

    Dalam kunjungan itu, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail didampingi jajaran pejabat pimpinan pratama di lingkungan Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo. 

    Berita Terkait

    Hindari Sanksi, Kominfo Dorong Importir Penuhi Perizinan Perangkat Telekomunikasi

    Penerapan perizinan ditujukan untuk melindungi keamanan nasional atau kepentingan umum dan melindungi hak kekayaan intelektual, melindungi k Selengkapnya

    Lantik 88 PPPK dan 12 Jafung, Kominfo Targetkan Peningkatan Kinerja dan Kompetensi

    Kepala BKO Setjen Kementerian Kominfo meminta seluruh pegawai yang baru dilantik terus aktif meningkatkan kompetensi dan mengubah mindset Selengkapnya

    Dirjen IKP Kominfo: Jadikan Pemilu 2024 Momentum Perkuat Persatuan

    Seluruh lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama menjaga nama Indonesia sebagai negara demokratis melalui pelaksanaan Pemilu yang Selengkapnya

    Akan Diresmikan Presiden, Kominfo Targetkan PDN Tuntas Agustus 2024

    Selain di Bekasi, Kementerian Kominfo merencanakan pembangunan PDN di Batam dan Ibu Kota Nusantara. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA