FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 01-2023

    3489

    Kominfo Sediakan Kuota 100 Ribu Beasiswa Program Pelatihan DTS Tahun 2023

    SIARAN PERS NO. 8/HM/KOMINFO/01/2023
    Kategori Siaran Pers
    Kabalitbang SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto dalam Konferensi Pers Program Penyediaan Talenta Digital Kominfo, di Ruang Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat Selasa (31/01/2023). - (Indra)

    Siaran Pers No. 8/HM/KOMINFO/01/2023

    Selasa, 31 Januari 2023 

    Tentang

    Kominfo Sediakan Kuota 100 Ribu Beasiswa Program Pelatihan DTS Tahun 2023

    Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) merupakan salah satu program prioritas yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital mulai tingkat keterampilan dasar hingga dengan keterampilan menengah. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Hary Budiarto menyatakan, Program DTS tahun 2023 menyediakan pelatihan gratis untuk 100 ribu peserta yang mencakup tujuh akademi.

    “Kita memiliki Program Digital Talent Scholarship yang banyak sekali segmen masyarakatnya, mulai dari yang belum bekerja sampai dengan yang sudah bekerja minimal dua tahun kita melakukan pelatihan. Jumlah peserta untuk tahun 2023 ditargetkan sebanyak 100 ribu peserta dari seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya dalam Konferensi Pers Program Penyediaan Talenta Digital Kominfo, di Ruang Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat Selasa (31/01/2023).

    Kepala Balitbang SDM Kementerian Kominfo menjelaskan tujuh akademi dalam Program DTS mencakup Professional Academy, Fresh Graduate Academy, Talent Scouting Academy, Vocational School Graduate Academy, Government Transformation Academy, Thematic Academy dan Digital Enterpreneurship Academy.

    “Jadi pelatihan-pelatihan ini lamanya (waktu pelatihan) sekitar dua sampai tiga bulan, kemudian mereka gunakan untuk melakukan upskilling sama reskilling untuk meningkatkan kompetensinya,” ujarnya. 

    Dalam tema pelatihan Professional Academy, Kementerian Kominfo menargetkan peserta dari kalangan masyarakat yang sudah bekerja minimal dua tahun. Sedangkan Fresh Graduate Academy diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi.

    “Untuk program 2023 ini khusus FGA kita bekerjasama dengan industri, jadi industri itu kita tanya berapa kebutuhan dari penyerapan pegawainya, kemudian bidangnya apa terus kita buka penawaran kerja yang diikuti oleh pelatihan. Kemudian dia mengikuti semacam magang atau bootcamp, setelah itu mereka bisa kontrak kerja terhadap industri,” jelasnya. 

    Beda dengan FGA – di mana peserta yang memenuhi kriteria memperoleh kesempatan mendapatkan sertifikasi berbasis global, dalam pelatihan Vocational School Graduate Academy (VSGA) peserta akan memiliki peluang memperoleh sertifikasi berbasis SKKNI. 

    “VSGA ini diperuntukkan untuk masyarakat minimal adalah lulusan SMK, bisa D1, D2, sampai D4. Bedanya dengan V FGA,  VSGA adalah pelatihan-pelatihan yang berbasiskan pada Peta Okupasi atau SKKNI, khususnya untuk SKKNI di bidang komunikasi, bidang IT, dan di bidang telekomunikasi,” ungkapnya. 

    Kabalitbang SDM Hary Budiarto menjelaskan akademi lainnya yakni Talent Scouting Academy yang diperuntukkan bagi mahasiswa sebagai bagian dalam mendorong program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

    “Jadi mahasiswa kita berikan pelatihan kemudian mereka kembali ke kampus bisa konversi beberapa SKS, rata-rata sekitar 10-20 SKS. Target kita untuk tahun 2023 untuk Program Talent Scouting ini sekitar lima ribu mahasiswa,” jelasnya.

    Akademi berikutnya seperti Thematic Academy dikhususkan untuk komunitas tertentu seperti buruh migran, kalangan disabilitas, perempuan,  anak-anak, dan lainnya di seluruh Indonesia.

    “Kita juga melatih anak-anak misalnya mengadakan program Coding For Kids atau Data Science for Kids. Jadi anak-anak ini kita ajak masuk ke dunia digital, yang paling disukai oleh masyarakat dari pelatihan ini adalah tema-tema seperti video editor dan content creator. Kalau kita buka pelatihan ini masyarakat banyak sekali yang mendaftar,” tuturnya.

    Sedangkan untuk pelatihan Digital Entrepreneurship Academy bertujuan untuk melatih masyarakat menjadi wirausaha digital. Dalam pelatihan DEA sendiri memiliki empat kurikulum dari memperkenalkan dasar-dasar penggunaan platform digital hingga cara mengelola marketplace sampai penggunaan data science, big data atau AI (Artificial Intelligence) untuk dapat mengembangkan produksi bisnis. 

    “Kami juga melatih para ASN yang dinamakan Government Transformation Academy yaitu pelatihan yang digunakan untuk mereka lebih mempunyai kompetensi di dalam melakukan pelayanan publik. Semua program pelatihan DTS ini gratis untuk masyarakat, mahasiswa, hingga pekerja tinggal melakukan pendaftaran untuk bisa mengikuti pelatihan ini secara online maupun offline,” jelasnya. 

    Dalam acara itu hadir mendampingi Kabalitbang SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto, Sekretaris Balitbang SDM Kementerian Kominfo Haryati, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika dan Informasi Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Said Mirza Pahlevi dan Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Hedi M. Idris.

    Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Faks : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo
    FB: @kemkominfo
    IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 373/HM/KOMINFO/05/2024 tentang Terapkan VID 2025, Wamenkominfo: Strategi Kunci Kolaborasi Ciptakan Keamanan Siber

    Menurut Wamen Nezar Patria, salah satu aspek yang menjadi perhatian Kementerian Kominfo berkaitan dengan peningkatan kultur keamanan siber. Selengkapnya

    Siaran Pers No. 372/HM/KOMINFO/05/2024 tentang Wamen Nezar Patria Ajak Tingkatkan Keamanan Siber Semua Sektor Digital

    Peningkatan keamanan siber dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menutup celah keamanan pada postur keamanan siber di l Selengkapnya

    Siaran Pers No. 371/HM/KOMINFO/05/2024 tentang Permudah Evaluasi Kinerja dan Layanan, Kominfo Luncurkan Aplikasi eyanlik

    Platform itu akan memudahkan pengelola pelayanan publik dan evaluator Kementerian Kominfo melakukan penilaian mandiri. Selengkapnya

    Siaran Pers tentang Menkominfo Beri Apresiasi atas Kemenangan JaWAra Internet Sehat di Ajang WSIS Prizes 2024

    Menteri Budi Arie yang menyaksikan penyerahaan penghargaan WSIS Prizes tersebut menyampaikan apresiasinya. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA