FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 01-2023

    129

    Presiden: SDM Berkualitas Kunci Menangkan Persaingan

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta Timur, Kominfo - Presiden RI Joko Widodo membuka  Rapat Kerja Nasional Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Banggakencana) dan Penurunan Stunting, di Auditorium Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta Timur, Rabu (25/01/2023).

    Presiden menyatakan saat ini semua negara tengah berkompetisi di berbagai bidang. Untuk memenangkan persaingan tersebut, Presiden pun menekankan pentingnya sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas.

    “Di ASEAN sendiri, kelihatannya kan rangkul-rangkulan, salam-salaman tapi sebetulnya juga sama berkompetisi, saling berebut investasi, saling berebut teknologi, semua negara. Dan, kuncinya adalah sumber daya manusia yang berkualitas, SDM unggul, SDM yang berkualitas,” ujarnya.

    Mengingat arti penting SDM berkualitas tersebut, Kepala Negara meminta BKKBN untuk menjalankan tugas dengan baik dalam membangun keluarga berkualitas dan menjaga keseimbangan pertumbuhan.

    “Tugas BKKBN tidak mudah, membangun sebuah keluarga yang berkualitas tidak mudah, tapi saya meyakini 1,2 juta penyuluh yang ada di BKKBN plus pendampingnya mampu melakukan itu,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam laporannya menyebut bahwa pencapaian BKKBN dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk ditentukan oleh tingkat fertilitas total atau total fertility rate (TFR) yang ditargetkan sebesar 2,1 pada tahun 2024 mendatang. TFR adalah jumlah anak rata-rata yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan selama masa reproduksinya

    “Akan tetapi dari berbagai hasil pendataan dan juga survei, menunjukan bahwa hari ini angka itu sudah mendekati 2,1,” ujar Hasto.

    Sedangkan untuk meningkatkan kualitas keluarga, salah satunya dilakukan BKKBN melalui percepatan penurunan angka gagal tumbuh atau stunting. Saat ini, berdasarkan laporan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, angka stunting di Indonesia sebesar 21,6 persen.

    “Kalau mau mengejar [target] 14 [persen] artinya mesti turun 3,8 [persen] 2 tahun ke depan. Tahun ini mesti 3,8, tahun depan mesti 3,8,” kata Budi.

    Turut mendampingi Presiden dalam Rakernas ini adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

    Tampak hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

    Berita Terkait

    Presiden Tegaskan Konsistensi Hilirisasi Adalah Kunci Menuju Indonesia Maju

    Presiden menyatakan bahwa ia telah memerintahkan jajarannya untuk fokus melakukan hilirisasi. Selengkapnya

    Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

    Presiden meminta jajarannya untuk melakukan inovasi dan memaparkan langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan Selengkapnya

    Presiden: ASEAN Penting dan Relevan bagi Kawasan dan Dunia

    Melalui pengalaman presidensi G20 yang dimiliki Indonesia, keketuaan Indonesia akan berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi ASEAN. Selengkapnya

    Bangkitkan Event Daerah Berkualitas, Pemerintah Luncurkan KEN 2023

    Proses kurasi KEN 2023 telah dilakukan pada November-Desember 2022 melalui tiga tahapan utama yaitu seleksi administrasi, konsep, dan wawanc Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA