FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    08 12-2022

    1904

    Lewat Harbolnas 2022, Pemerintah Terus Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004

    Jakarta Pusat, Kominfo - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meluncurkan Hari Belanja Online Nasional  (Harbolnas)  di  Kantor  Kementerian  Perdagangan,  Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2022).  Mendag    Zulkifli    Hasan    menyatakan    Harbolnas    digelar    untuk    mendorong penggunaan  dan  perdagangan  produk-produk  dalam  negeri  serta    menjaga  tingkat  konsumsi domestik guna  mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Pertumbuhan persebaran produk lokal saat ini sangat signifikan. Mulai darifesyen,  kerajinan tangan,  terlebih  kuliner  buatan  pelaku  usaha  mikro  dan  kecil  (UMK)  lokal  memiliki  kualitas  yang juga semakin baik dan layak menjadi incaran para pecinta belanja online. Terlebih dengan adanya pesta diskon seperti yang ditawarkan Harbolnas akan mendorong perbaikan daya beli konsumen,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

    Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, perkembangan industri UMKM Indonesia yang tumbuh positif memberikan  keyakinan capaian transaksi Harbolnas 2022 semakin signifikan. Program Harbolnas merupakan  kolaborasi  antara  Pemerintah  dan  pelaku  industri  digital  yang  bertujuan  menjaga konsumsi  domestik  terus  tumbuh. Konsumsi  domestik  menjadi  pilar  utama  dalam  pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan mendorong peningkatan penggunaan produk dalamnegeri.

    Menurut  Mendag  Zulkifli  Hasan,  Pemerintah  dan  pelaku  usaha  perlu  saling  mendukung  dan berbagi  tugas  dalam  menjalankan  peran  untuk  mendorong  konsumsi  masyarakat.  Pemerintah mengambil peran  dengan  melakukan  sosialisasi melalui  berbagai  media, sedangkan  pelaku  usaha menjalankan  peran  menyediakan  berbagai  bentuk  penawaran  menarik  seperti  potongan  harga dan bebas ongkir untuk menarik minat belanja masyarakat.

    Harbolnas  2022  yang  mengusung  tema  "Produk  Lokal  Meraja,  Indonesia  Jaya"  akan  berlangsung selama tiga hari yakni 10--11 Desember 2022 khusus untuk promo produk lokal. Sementara pada 12  Desember  2022,  promo  akan  berlaku  untuk  semua  produk.  Untuk  bisa  melihat  beberapa merchant  unggulan  dalam  program  ini,  konsumen  bisa  mengunjungi  situs  web  Harbolnas  dan memilih merek  yang diincarnya.

    Ada   banyak   peserta   atau   pedagang   (merchant)   yang   mengikuti   program   ini.   Tiap   peserta Harbolnas 2022 diwajibkan menerapkan promo dasar 30 persen. Sedangkan dari sponsor akan ada subsidi  hingga  Rp25  ribu  sehingga  konsumen  bisa  memiliki  produk  incaran  dengan  tidak terlalu dalam merogoh koceknya.

    Mendag  Zulkifli  Hasan  berharap,  masyarakat bisa  memanfaatkan  festival  diskon  seperti  ini  dalam pemenuhan  kebutuhannya  sehari-hari.

    “Dengan adanya insentif promo potongan harga, baik dalam bentuk diskon ataupun cash back, bisa dimanfaatkan tak hanya untuk membeli kebutuhan sehari-hari,  tapi  juga  membantu  perekonomian  pelaku  usaha  yang  pada  akhirnya  berdampak pada perbaikan ekonomi seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

    Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, pelaksanaan Harbolnas merupakan salah satu upaya untuk menjaga  tingkat  konsumsi.  Selain  itu,  untuk  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  nasional  salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui upaya peningkatan permintaan dan konsumsi masyarakat. Sehingga   diperlukan   kebijakan/program   yang   dapat   mendorong   konsumsi   masyarakat   dan peningkatan perdagangan produk dalam negeri tersebut.

    "Kami  berharap  program  ini  dapat  berjalan  dengan  lancar  dan  dapat  memberikan  manfaat  bagi pelaku  usaha  di  bidang  niaga  elektronik(e-commerce), khususnya  pelaku  usaha  mikro  dan  kecil dalam meningkatkan skala usaha dan memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produknya lebih efisien dengan jangkauan global," tuturnya.

    Mendag  Zulkifli  Hasan  juga menekankan  pentingnya  menjaga  konsumsi  rumah  tangga  sebagai pendorong  utama  pertumbuhan  ekonomi. "Konsumsi  rumah  tangga  sebagai  pendorong  utama pertumbuhan ekonomi    perlu    terus    dijaga,    salah    satunya    dengan    mengedepankan    dan memanfaatkan ekonomi digital. Ekonomi digital juga merupakan salah satu metode mitigasi untuk menahan dampak negatif pandemi Covid-19 terhadap perekonomian," jelasnya.

    Peran sektor perdagangan di dalam perekonomian, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, adalah menjaga agar  konsumsi  tetap  meningkat  dan  menjaga  agar  neraca  perdagangan  tetap  surplus.  "Kebijakan Kementerian  Perdagangan  adalah  dengan  melakukan  stabilisasi  harga,  penguatan  pasar  dalam negeri,  dan  peningkatan  ekspor  untuk  memastikan  agar  roda  produksi  terus  berjalan," jelas Mendag Zulkifli Hasan.

    Mendag  Zulkifli  Hasan  menjelaskan,  hasil  penyelenggaraan  Harbolnas  sejak  tahun  2018─2021 menunjukan  angka  transaksi  yang  terus  meningkat.  Pada  2021,  Harbolnas  mampu  mencatatkan transaksi  sebesar  Rp18,1  triliun  atau  meningkat  56  persen    dari  tahun  sebelumnya.  Konsumsi produk  lokal  pada  gelaran  Harbolnas  pun  menunjukkan  angka  yang  terus  meningkat.  Harbolnas 2021 mampu mencatatkan konsumsi produk lokal sebesar Rp8,5 triliun atau meningkat hampir 40 persen dari tahun sebelumnya.

    "Saya mengapresiasi idEA dan Pelaku Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang terlibat  dalam  gelaran  Harbolnas  tahun  ini,  yang  telah  konsisten  mendukung  perkembangan ekosistem PMSE Indonesia dengan memberikan ruang bagi produk dan pelaku usaha dalam negeri padasetiap  gelaran  Harbolnas.  Saya  berharap,  Harbolnas  dapat  terus  meningkatkan  konsumsi dalam negeri, khususnya konsumsi produk buatan dalam negeri,"kata Mendag Zulkifli Hasan.

    Asosiasi   idEA   sebagai   penyelenggara   Harbolnas   memperkirakan   adanya   kenaikan   transaksi dibanding   tahun   lalu.   Prospek   ekonomi   Indonesia   ke   depannya   juga   diperkirakan   tetap  menjanjikan.  Hal  ini  tercermin  misalnya  dari  indeks  keyakinan  konsumen  (IKK)  yang  terus  berada di level optimis.

    Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Deputi Koordinator Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenko  Marves,  Odo Manuhutu dan  Ketua  Umum  Asosiasi  E-Commerce  Indonesia  (idEA),  Bima Laga.  Turut  mendampingi  Mendag  Zulkifli  Hasan  yaitu  Plt.  Dirjen  Perdagangan  Dalam  Negeri Kasan.

    Bima Laga mengungkapkan, perkembangan Harbolnas di dua tahun terakhir pada transaksi produk lokal terus  meningkat  dengan  cukup  signifikan  setiap  tahunnya. "Meski  menghadapi  isu  adanya  resesi global, saya yakin kekuatan pemasaran produk lokal akan mampu mencetak perputaran ekonomi yang  positif.  Saat  ini,  antusiasme  masyarakat  terhadap  penggunaan  produk  lokal  sudah  makin kuat. Kami yakin total nilai transaksi bisa mencapai Rp20 triliun,"jelas Bima.

    Dalam acara peluncuran Harbolnas tersebut, juga digelar temu wicara. Hadir sebagai narasumber Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Kasan; Deputi Koordinator Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenko Marves, Odo Manuhutu; serta Pengamat Ekonomi Yudo Anggoro. Selaras  dengan  Kementerian  Perdagangan,  dukungan  terhadap  penyelenggaraan  Harbolnas  2022 juga  datang  dari  Kementerian  Koordinator  Bidang  Kemaritiman  dan  Investasi  (Kemenko  Marves). Selama  pandemi,  bergaung  pula  Gerakan  Nasional  Bangga  Buatan  Indonesia  yang  mendorong pengusaha  UMKM  untuk  juga  memanfaatkan teknologi  digital dalam  mengembangkan usahanya, setidaknya bertahan melawan dampak ekonomi pandemi.

    Odo  menjelaskan,  Gernas  BBI  saat  ini  sudah  berhasil  mendorong  lebih  dari  12  juta  pengusaha UMKM,  industri  kecil  dan  menengah,  serta  para  artisan  untuk on  boarddi  platform  digital. Dampak  besar  lainnya,  sudah  lebih  banyak  masyarakat  Indonesia  yang  membeli  dan  memakai produk lokal seperti dicontohkan para pemimpin negara.

    "Dengan   perkembangan   industri   UMKM   lokal   belakangan   ini,   saya   yakin   Harbolnas   bisa didominasi transaksi produk dalam negeri. Sebanyak 70 persen dari total transaksi Harbolnas 2022 akan berasal dari penjualan produk lokal," kata Odo.

    Sementara  Yudo  juga  menilai  penyelenggaraan  festival  belanja  dengan  taburan promo  potongan harga  masih  sangat  efektif  untuk  mendorong  daya  beli  konsumen.

    “Saat ini, tidak dipungkiri bahwa promo potongan harga, atau apapun bisa meringankan beban pembelian konsumen. Saat ini, konsumen cenderung menahan diri dalam berbelanja sebagai upaya menghadapi resesi global yang harapannya tentu tidak berdampak terlalu buruk bagi Indonesia,” kata Yudo.

    Berita Terkait

    Tangani Pornografi Anak, Pemerintah Akan Bentuk Satgas

    Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemutusan akses terhadap hampir dua juta konten pornografi anak untuk memberantas per Selengkapnya

    Antisipasi Puncak Arus Balik Tol Cikampek, Pemerintah Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Selain rekayasa lalu lintas, Pemerintah mendorong penyebaran waktu pada arus balik juga perlu dilakukan agar tidak terkonsentrasi pada satu Selengkapnya

    Dukung Pemanfaatan AI di Pemerintahan, Keamanan Jadi Prioritas

    Kejahatan masa depan yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) membawa tantangan yang semakin kompleks. Ancaman seperti penyebaran Selengkapnya

    Pemerintah Siapkan Pemindahan ASN Hingga Digitalisasi di IKN

    Penerapan smart city di IKN menjadi kesempatan yang tepat untuk mengakselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA