FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 11-2022

    488

    Kominfo Dorong APJATEL Tingkatkan Kualitas Layanan

    Kategori Berita Kominfo | Yusuf
    Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail saat mewakili Menkominfo Johnny G. Plate memberikan keynote speech dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi di Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2022). - (AYH)

    Jakarta Pusat, Kominfo - Pemerintah telah menetapkan percepatan transformasi digital sebagai salah satu program prioritas. Salah satu kunci percepatan transformasi digital adalah pembangunan infrastruktur digital dan dan pemerataan jaringan telekomunikasi. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mendorong semua pihak untuk menjalankan peran masing-masing agar kualitas layanan kepada masyarakat lebih meningkat.

    “Penggelaran infrastruktur digital itu termasuk pembangunan jaringan kabel optik di Indonesia. Tidak ada penerapan teknologi 5G tanpa ada ketersediaan jaringan kabel serat optik. Perannya terhadap industri telekomunikasi luar biasa,” ungkapnya saat mewakili Menkominfo Johnny G. Plate memberikan keynote speech dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi di Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2022).

    Menurut Dirjen Ismail, pemerintah juga telah menjalankan peran untuk mendukung pengembangan industri telekomunikasi. Salah satunya dengan kehadiran Undang-Undang No. 11 Tahun 202o tentang Cipta Kerja. 

    “Ada perubahan filosofi, prinsip dasarnya adalah pemerintah baik pusat maupun daerah menjadi fasilitator dalam pembangunan infrastruktur. Berubah menjadi fasilitator dan itu tertuang secara eksplisit di dalam UU Cipta Kerja kita,” tegasnya.

    Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo menyatakan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kemenkopolhukam untuk meningkatkan pelayanan kepada industri telekomunikasi. 

    “Ini memang sudah jalan rapat-rapat koordinasinya. Kita intinya akan melakukan roadshow bersama dengan asosiasi untuk memberikan penjelasan dan menyelesaikan persoalan,” ungkapnya.

    Dirjen Ismail menyatakan industri telekomunikasi juga menjalankan peran dengan melakukan efisiensi dan pemeliharaan kualitas jaringan telekomunikasi.

    “Pelaku industri juga bertanggung jawab terhadap kualitas, proyek yang dijalankan di lapangan. Bagaimana konektivitas itu terjamin, urusan maintenance dan operasi,” ujarnya.

    Mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo menegaskan hal itu sudah menjadi tekad bersama. 

    “Ini adalah bagian yang sangat penting untuk kita tingkatkan sampai 60%, 70% atau 80% sehingga ada bagian dari industri telekomunikasi ini yang sudah menjadi tuan rumah dalam pembangunan di Indonesia,” harapnya. 

    Akselerasi, Kolaborasi dan Sinergi dalam Kedaulatan Transformasi Digital Indonesia menjadi tema Rakernas APJATEL Tahun 2022. Sesuai dengan tema itu, Ketua APJATEL Jerry Mangasas Swandy mengharapkan pesatnya perkembangan teknologi digital akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk investasi.

    Menurut Ketua APJATEL. kesuksesan transformasi digital nasional sangat bergantung pada pengembangan cakupan dan kapasitas infrastruktur digital, yaitu jaringan telekomunikasi.  Oleh karena itu, akselerasi, kolaborasi, dan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga akan menentukan perkembangan investasi ekonomi digital di Indonesia.

    "Rakernas APJATEL tahun ini kami fokuskan pada langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mendukung dan mewujudkan program transformasi digital nasional. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk mempercepat perluasan akses, peningkatan infrastruktur digital, serta penyediaan layanan Internet bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

    Menurut Jerry Mangasas Swandy ketersediaan infrastruktur digital yang berkualitas dan merata hingga ke pelosok negeri menjadi prasyarat untuk akselerasi transformasi digital. 

    “Kami juga berharap Rakernas ini juga dapat menyampaikan pesan dan memberikan informasi dalam bentuk pedoman atau acuan dalam bentuk kebijakan atau regulasi sebagai bentuk dukungan bagi proses pembangunan infrastruktur telekomunikasi dalam mewujudkan transformasi digital di negara kita," tuturnya.

    Rakernas berlangsung hibrida dengan tatap muka secara terbatas dan tayangan konferensi video. Hadir dalam Rakernas antara lain Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno dan Plt. Direktur Eksekutif ATSI Djatmiko Djati serta perwakilan anggota APJATEL.

    Berita Terkait

    Percepat Digitalisasi Pos, Kominfo Siapkan Fasilitasi

    Usai dilantik bersama lima pejabat pimpinan tinggi pratama lain, Direktur Gunawan Hutagalung menyatakan penyelenggaraan pos saat ini masih d Selengkapnya

    Sekjen Kominfo Dorong CPNS Perkuat Kompetensi

    Sekjen Kementerian Kominfo menekankan dua aspek penting yang perlu dipelajari dan adopsi oleh peserta CPNS, yaitu pemahaman tentang transfor Selengkapnya

    Kominfo Dorong Peningkatan Utilisasi Sistem Informasi P2DD

    Kementerian Kominfo akan terus mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan sistem informasi P2DD, terutama terkait dengan layanan seperti Pusa Selengkapnya

    Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, KORPRI Dorong ASN Perkuat Digitalisasi Birokrasi

    Anggota KORPRI dituntut untuk memiliki kapasitas birokrasi yang lebih tinggi dalam menghadapi berbagai persoalan saat ini dan masa yang akan Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA