FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    24 11-2022

    300

    Pemerintah Sisir Korban Gempa Cianjur untuk Pemerataan Bantuan

    Kategori Berita Pemerintahan | Irso

    Cianjur, Kominfo - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mendatangi posko bantuan gempa Cianjur di Jalan Mangunkerta, Desa Cijendil dan Kampung Munjul Desa Gasol Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

    Pada kesempatan itu, Menko PMK menyapa serta mengobrol langsung dengan pengungsi didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga, dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

    Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi korban bencana gempa Cianjur menjadi 61.908 orang per Rabu (23/11) pukul 17.00 WIB lalu.

    Beberapa warga terpantau masih memilih tinggal di tenda sementara karena warga khawatir adanya gempa susulan. Tenda tersebut diantaranya merupakan tenda bantuan dari Kemensos dan BNPB serta tenda mandiri yang dibangun warga di halaman rumah.

    “Sementara di sini aman ya, Kemensos dan daerah nanti tolong didata siapa saja korban yang belum mendapat bantuan sosial. Harus tersalurkan semuanya,” ujarnya Menko PMK.

    Hingga saat ini, Pemerintah  terus menyisir dan mengirimkan bantuan kepada korban gempa Cianjur,  terutama daerah-daerah yang belum menerima bantuan.

    Bantuan tersebut di antaranya, suplai logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban, obat-obatan, serta pendirian posko utama di Kantor Bupati Cianjur. Bantuan diharapkan tersalurkan secara cepat dan merata agar dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok dan medis bagi puluhan ribu pengungsi di sejumlah titik maupun warga yang masih terisolasi.

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi telah memberikan bantuan dengan mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) Rp.20 Miliar, Pemerintah Kabupaten mengalokasikan Rp.5 Miliar, dan BNPB menyalurkan bantuan sementara sebesar Rp.500 Juta dan bantuan lain Rp.1.5 Miliar. Kemudian, dana elastisitas juga akan dialokasikan melalui BNPB.

    Sebagai tambahan informasi, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan berupa sembako, bantuan sandang, hunian sementara, layanan dukungan psikososial (LDP) yang tersebar di tiga pengungsian yakni Kec. Cianjur, Kec. Warung Kandang dan Kec. Pacet dengan jumlah petugas sebanyak 30 orang.

    Kemensos juga mendirikan 12 dapur umum (DU) yang mampu memproduksi sekitar 24.425 posri per hari dan menurunkan relawan taruna siaga bencana (Tagana) yang telah berpengalaman. Adapun Kemenko PMK melalui kegiatan PMK Peduli juga turut menyalurkan 30 paket sembako dan 944 bantuan pakaian dewasa dan anak.

    Berita Terkait

    Pemerintah Putuskan Kompetisi Liga 1 Berlanjut

    Menpora menyebutkan alasan lainnya yakni tim nasional sepak bola Indonesia juga membutuhkan adanya kompetisi untuk menjaga kemampuan. Selengkapnya

    Pemerintah Proyeksikan Perekonomian Nasional 2023 Tumbuh 5,3 Persen

    Pemerintah saat ini telah memiliki potensi investasi yang besar hingga mendekati 30 miliar dolar AS. Selengkapnya

    Pemerintah Dorong Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah

    Urgensi transformasi ekonomi berbasis digital juga tercermin dari isu prioritas yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia. Bahkan dalam Ke Selengkapnya

    HGN 2022, Pemerintah Ajak Guru Ciptakan Perubahan dan Kebaruan

    Melalui terobosan itu, berbagai rintangan mulai dari Sabang hingga Merauke telah mampu dilewati. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA