FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 11-2022

    831

    Kepemimpinan Indonesia Berhasil Hasilkan Deklarasi G20 Bali

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004
    Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers di media center di Bali International Convention Center, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu (16/11/2022). - (Pey)

    Badung, Kominfo - Kepemimpinan Indonesia pada G20 telah berhasil menghasilkan Deklarasi Pemimpin G20 Bali meski pada awalnya diragukan banyak pihak. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dalam penyusunan deklarasi berjumlah 52 paragraf tersebut, penyikapan perang di Ukraina merupakan hal yang paling alot dan sangat diperdebatkan.

    “Diskusi mengenai hal ini berlangsung sangat-sangat alot sekali dan akhirnya para pemimpin G20 menyepakati isi deklarasi yaitu condemnation perang di Ukraina karena telah melanggar batas wilayah, melanggar integritas wilayah,” ujar Presiden dalam pernyataan pers di media center di Bali International Convention Center, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu (16/11/2022).

    Presiden melanjutkan, perang di Ukraina telah mengakibatkan penderitaan masyarakat dan memperberat ekonomi global yang masih rampuh akibat pandemi yang menimbulkan risiko terhadap krisis pangan, krisis energi, dan potensi krisis finansial. Oleh karena itu, G20 membahas dampak perang terhadap kondisi perekonomian global.

    Menurut Presiden, G20 Bali juga telah menghasilkan beberapa hasil konkret, antara lain terbentuknya pandemic fund yang sampai hari ini terkumpul 1,5 miliar dolar AS. Kemudian pembentukan dan operasionalisasi resilient and sustainability trust di bawah Dana Moneter International (IMF) sejumlah 81,6 miliar dolar AS untuk membantu negara-negara yang menghadapi krisis.

    “Kemudian juga energy transition mechanism, khususnya untuk Indonesia, memperoleh komitmen dari Just Energy Transition Programme sebesar 20 miliar dolar AS,” imbuhnya.

    Di samping itu, dihasilkan juga komitmen bersama yakni setidaknya 30 persen dari daratan dunia dan 30 persen lautan dunia dilindungi di tahun 2030.

    “Ini sangat bagus, dan melanjutkan komitmen mengurangi degradasi tanah sampai 50 persen tahun 2040 secara sukarela. Saya kira hasil yang konkret itu, meskipun banyak sekali sebetulnya hasil-hasil yang lainnya,” tandasnya.

    Turut mendampingi Presiden Jokowi saat menyampaikan pernyataan pers tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

    Unduh Deklarasi Bali di sini

    Berita Terkait

    Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia, Pemerintah Jajaki Kerja Sama

    Pemerintah bekerja sama dengan perusahaan teknologi informasi berskala internasional dalam mengembangkan ekosistem perdagangan digital In Selengkapnya

    Presiden Instruksikan Jajaran untuk Stabilkan Harga Beras

    Perum Bulog didorong untuk segera mempercepat pendistribusian beras dengan stok yang tersedia melalui operasi pasar guna menstabilkan harga Selengkapnya

    Keteraturan Negara Berpangkal pada Keteraturan Keluarga

    Tema perayaan Hari Raya Imlek tahun ini relevan dengan yang sedang diupayakan pemerintah, yaitu penanganan kemiskinan ekstrem. Selengkapnya

    Presiden Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi

    Presiden menilai bahwa tantangan dalam menghadapi pandemi bukan merupakan persoalan yang mudah. Terlebih, pada waktu yang bersamaan juga har Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA