FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 11-2022

    237

    Penguatan Kolaborasi Jadi Fondasi Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004

    Jakarta, Kominfo – Percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua terus menjadi prioritas pemerintah dalam mewujudkan pemerataan di Indonesia. Namun, untuk melaksanakan upaya tersebut bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, diperlukan penguatan kolaborasi para pemangku kepentingan sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan kesejahteraan di Papua.

    “Pj. Gubernur sebagai mewakili pemerintah pusat harus memperkuat kolaborasi dengan semua pihak karena untuk meletakkan, memperkuat fondasi dalam pembangunan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin saat menerima 3 Penjabat Gubernur dari 3 Provinsi di Papua, di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6 Jakarta Pusat, Senin (14/11/2022).

    Menurut Wapres, percepatan pembangunan di Papua optimis berhasil dilakukan salah satunya melalui pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).

    “Kita harapkan bahwa dengan melalui DOB-DOB baru ini, yaitu percepatan pembangunan di Papua, dapat memberikan pelayanan lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat,” kata Wapres optimis.

    Selain itu, Wapres mengimbau para Pj. Gubernur untuk menjadikan proses pemekaran provinsi Papua sebagai batu loncatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua.

    “Saya berharap pemekaran provinsi menjadi game changer dan juga lompatan pembangunan di wilayah dan masyarakat Papua,” pesan Wapres.

    Meskipun masih banyak tantangan dalam proses pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua, Wapres optimis para Pj. Gubernur Papua mampu menghasilkan inovasi dan mencari solusi dari setiap permasalahan di daerah masing-masing.

    “Walaupun di awal tentu banyak hambatan, tapi saya minta para Pj. Gubernur mencari langkah-langkah terobosan dan supaya tidak berjalan biasa saja,” pinta Wapres.

    “Kemudian supaya peta jalan (roadmap) disiapkan, sekaligus dengan action plan (rencana aksi)-nya juga,” tambahnya.

    Menutup pertemuan tersebut, Wapres memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah mengawal persiapan terwujudnya DOB di Tanah Papua.

    “Saya mengucapkan apresiasi kepada Pak Mendagri, Pak Wamen yang sudah intens mengawal persiapan sehingga DOB ini bisa terlaksana,” pungkas Wapres.

    Sementara, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi menyampaikan bahwa Kemendagri berkomitmen penuh dalam mengupayakan kemajuan Tanah Papua, yakni dengan membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang berfungsi untuk memperkuat dukungan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua.

    “Memang Kemendagri dari awal kita ada Tim Pokja Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Sampai hari ini mereka bekerja, dan mereka itulah yang mempersiapkan dengan meletakkan fondasi untuk memperkuat,” ungkap John Wempi.

    Sebagai informasi, pada 11 November 2022 telah diresmikan 3 wilayah DOB sekaligus pelantikan Penjabat Gubernur Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

    Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro, Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo. Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, dan Pj. Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo.

    Sementara, Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Masykuri Abdillah.

    Berita Terkait

    Program Perhutanan Sosial Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    Menurut Prof. San Afri Awang, dari penelitiannya di Kabupaten Pati misalnya, pendapatan petani meningkat rata-rata tiga kali lipat, dari Rp1 Selengkapnya

    Wapres Harapkan Peran Aktif IKADI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Wapres berharap melalui dakwah, IKADI juga turut menyebarkan Islam wasathiyah di tanah air, karena konsep tersebut merupakan identitas musli Selengkapnya

    Transformasi Digital Kemenkes Jadi Lompatan Signifikan Sektor Kesehatan RI

    Transformasi digital sektor kesehatan akan berdampak setidaknya pada lima hal. Selengkapnya

    Presiden Sesalkan Terjadinya Pelanggaran HAM Berat di Tanah Air

    Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa simpati dan empati yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA