FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    02 10-2022

    331

    Awas Hoaks! Lowongan Kerja Non-ASN KPP Pratama NTB

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Beredar di media sosial sebuah informasi lowongan kerja non-ASN yang mengatasnamakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima, Kecamatan Raba, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, KPP Pratama Denpasar Barat melalui laman Twitter resminya @pajakdenbar, mengklarifikasi bahwa informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan KPP Pratama Raba Bima tersebut tidak benar.

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak membuka lowongan pekerjaan di lingkungan Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), KPP, Kantor Wilayah (Kanwil) DJP, maupun Kantor Pusat DJP. Segala bentuk rekrutmen pegawai DJP dilaksanakan langsung oleh Kementerian Keuangan.

    Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatasnamakan DJP maupun unit vertikal di bawahnya.

    Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, Minggu (02/10/2022):

    1. [HOAKS] Akun WhatsApp Mengatasnamakan Pj Bupati Boalemo Dr. Hendriawan
    2. [HOAKS] Program Dana Hibah Mengatasnamakan Ditjen Bimas Islam

    Berita Terkait

    Awas Hoaks! Set Top Box Dibuat untuk Baca Data

    Klaim bahwa STB terkait dengan data vaksin tidaklah berdasar. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Polytron Sumbangkan Kulkas Lewat Facebook ke 200 Orang

    Faktanya, Polytron Indonesia tidak memiliki program menyumbangkan kulkas. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Cara Hentikan Lonjakan Protein Spike Akibat Vaksin

    Konon pesan berantai itu juga menjelaskan cara mengeluarkan tembakau dari rokok, meredamnya lalu meminum air rendaman tembakau tersebut. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Undian Berhadiah HUT ke-75 Garuda Indonesia

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, Garuda Indonesia mengklarifikasi bahwa informasi yang bere Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA