FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 09-2022

    330

    Indonesia-Australia Bahas Isu Keamanan Digital dan Dukungan di ITU PP-22

    Kategori Berita Kominfo | Irso

    Bucharest, Kominfo - Pemerintah Republik Indonesia memanfaatkan International Telecommunication Union Plenipotentiary Conference 2022  (ITU PP-22) sebagai momentum untuk memperluas kerja sama sektor digital dengan negara anggota ITU, salah satunya dengan Australia.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba menyatakan, Indonesia dan Australia memiliki kesamaan isu yang berkaitan dengan keamanan dan konektivitas digital.

    “Hari ini saya melakukan pertemuan bilateral dengan Australia. Kita membicarakan mengenai isu online safety,” ujarnya usai pertemuan bilateral dengan Duta Besar Cyber Affairs and Critical Technology Department of Foreign Affairs and Trade Australia, Toby Feakin di Palace of Parliament, Bucharest, Rumania, Kamis (29/09/2022).

    Menurut Sekjen Mira Tayyiba, penyediaan konektivitas digital menjadi suatu hal yang mutlak untuk mewujudkan transformasi digital. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia saat ini mulai memikirkan pemanfaatan digital yang lebih produktif dan bermanfaat. 

    “Salah satu persyaratannya adalah bahwa ruang digital itu harus aman, untuk siapa saja termasuk untuk anak-anak. Karena sekarang sudah tidak bisa dihindari lagi bahwa anak-anak pun adalah pengguna internet dan pengguna ruang digital, bahkan selama pandemi kegiatan belajar mengajar secara online,” jelasnya.

    Upaya menjaga ruang digital di Indonesia sejalan dengan komitmen Pemerintah Australia. Sekjen Kementerian Kominfo menjelaskan Australia memiliki komisi khusus yang membahas mengenai online safety. 

    “Bukan saja untuk anak-anak (penggunaan ruang digital yang aman dan bermanfaat), tetapi juga untuk orang dewasa termasuk mengecek complaints-nya, mengenakan denda dan sebagainya. Jadi ternyata ada kesamaan agenda, kesamaan isu baik Indonesia maupun di negara yang lain terutama di Australia yang kita akan follow up untuk pembahasan lebih lanjut,” tuturnya. 

    Untuk menindaklanjuti hasil dari pertemuan bilateral tersebut, Kementerian Kominfo akan membahas peluang kerja sama tersebut dari aspek agenda prioritas nasional di sektor digital.

    “Mungkin isu yang kita pandang dari sisi lain yang agak berbeda dengan Pemerintah Australia, tetapi saya pikir suatu isu itu bisa di-handle oleh banyak cara jadi kita pun ingin belajar memperkaya bagaimana kita mengelola isu bagaimana menciptakan ruang digital yang aman supaya orang bisa menggunakan secara produktif,” tandas Sekjen Mira Tayyiba.

    Selain membahas hubungan kerja sama, Sekjen Kementerian Kominfo dan Dubes oby Feakin juga saling merespons dukungan pencalonan kedua negara dalam ITU Council maupun Radio Regulations Board (RRB) yang pemilihannya akan berlangsung tanggal 3 Oktober 2022 nanti.

    “Kita saling dukung. Pemerintah Australia menyampaikan dukungannya kepada Indonesia baik untuk ITU Council maupun untuk RRB, begitu juga dengan Indonesia,” ujar Sekjen Mira Tayyiba.

    Berita Terkait

    Indonesia Malaysia Berbagi Kanal FM di Wilayah Perbatasan

    Dalam pertemuan secara hibrida yang berlangsung dua hari sejak Rabu (03/08/2022) itu, kedua negara sepakat untuk mencari harmonisasi frekuen Selengkapnya

    Indonesia - Malaysia Bahas Kerjasama Bidang Pers dan Teknologi Digital

    Menteri Johnny menegaskan komitmen untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dalam mengelola kebijakan di bidang pers dan teknologi digi Selengkapnya

    Apresiasi Indonesia Atas Indikator Pekerjaan dan Kecakapan Literasi Digital

    Sekretaris Jenderal Kementerian komuniaksi dan Informatika Mira Tayyiba mengapresiasi Kepresidenan Argentina yang memperkenalkan wacana peng Selengkapnya

    Penguatan Budaya Bahari Demi Peningkatan Ekonomi Era Digital Jadi Tema Hari Nusantara 2020

    Pemerintah menetapkan tema Penguatan Budaya Bahari Demi Peningkatan Ekonomi Era Digital dalam Peringatan Hari Nusantara 2020. Menurut Menter Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA