FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 08-2022

    360

    Pengalihan Subsidi BBM agar Lebih Tepat Sasaran dan Bermanfaat bagi Masyarakat

    Kategori Artikel GPR | andr045

    Jakarta – Subsidi BBM sudah berlangsung sejak lama dan sudah seperti candu bagi masyarakat Indonesia, sehingga masyarat susah melepaskan diri dari ketergantungan akan subsidi ini. Namun, pemerintah perlu melakukan evaluasi terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebagai upaya mengurangi beban fiskal negara. Hal ini disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Politik Universitas Indonesia Faisal Basri yang mengatakan bahwa pemerintah perlu menghapus subsidi BBM secara bertahap. Walaupun nantinya akan ada beberapa dampak negatif dari berkurangnya subsidi BBM, hal tersebut dapat diatasi dengan pembuatan skema perlindungan sosial oleh pemerintah yang akan digunakan sebagai acuan untuk menjaga daya beli masyarakat Indonesia.

    Selanjutnya, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi berpendapat bahwa subsidi BBM bisa dialihkan ke proyek yang lebih strategis untuk kepentingan rakyat seperti pendidikan, pengentasan kemiskinan hingga bantalan sosial. Pendapat tersebut dikemukakan dengan melihat adanya kelebihan dana sebesar Rp. 190 triliun yang dapat dipakai untuk kepentingan lain, jika pemerintah membatasi subsidi BBM. Saat ini, untuk dana dari APBN sebanyak Rp. 502 triliun digunakan untuk subsidi BBM sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2022.

    Berdasarkan data Pertamina, penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan mencapai 28 juta kilo liter (KL) tahun 2022 ini, walaupun yang tersedia hanya sebesar 23,05 juta KL. Terkait itu, dapat pula diperhatikan untuk pembatasan kendaraan penerima subsidi BBM berdasarkan CC kendaraan. Hal ini juga dapat didukung dengan aplikasi MyPertamina yang dapat membantu pencatatan dan pengawasan terhadap volume BBM yang disubsidi.

    Pemerintah saat ini tengah mengupayakan pengalihan subsidi BBM dengan memberikan bantuan sosial. Terdapat 3 bantuan sosial yaitu Bantuan Langsung tunai, Bantuan Subsidi Upah, dan Bantuan Pemerintah Daerah.

    Berita Terkait

    Digitalisasi Sekolah Percepat Perluasan Akses Pendidikan Berkualitas di Daerah 3T

    Dalam rangka menyiapkan sekolah memasuki era revolusi industri 4.0 serta memenuhi Nawa Cita ketiga, yakni "Membangun Indonesia dari Pinggira Selengkapnya

    AMMDes Berperan Pacu Produktivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Desa

    Kementerian Perindustrian secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (A Selengkapnya

    Pemerintah melalui Kejaksaan Terus Berkomitmen Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati Menjaga Negeri

    Selengkapnya

    Kualitas Penilaian Hasil Belajar Semakin Meningkat, Kedaulatan Guru Diperkuat

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA