FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 01-2022

    140

    Video Pesawat Garuda Indonesia di Iran, Awas Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Beredar konten unggahan video di media sosial TikTok yang memperlihatkan suasana pendaratan darurat pesawat. Konon, pesawat diklaim sebagai pesawat Garuda Indonesia dan peristiwa pendaratan darurat terjadi di Kota Mashhad, Iran.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) membantah kabar pendaratan darurat pesawat Garuda di Iran dan menegaskan bahwa konten yang beredar di media sosial tersebut hoaks.

    Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Mitra Piranti, menyatakan bahwa seluruh armada pesawat Garuda beroperasi normal, baik untuk penerbangan penumpang maupun kargo. PT Garuda Indonesia tentunya menyayangkan hoaks tersebut, terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan penerbangan.

    Pihak PT Garuda Indonesia turut  mengharapkan masyarakat untuk kiranya lebih bijak dalam menyebarluaskan konten maupun menyikapi informasi yang tidak terbukti kebenarannya.

    Berikut laporan isu hoaks, misinformasi dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Senin (10/01/2022):

    Berita Terkait

    Video Gempa Banten 14 Januari 2022? Awas Disinformasi!

    Kabar tersebut terbantahkan dengan adanya lapoaran yang dikutip dari cek fakta liputan6.com, video tersebut merupakan rekaman peristiwa gemp Selengkapnya

    Pemadaman Listrik di Wilayah Indonesia, Awas Hoaks!

    Konon, dalam unggahan itu terdapat keterangan mengenai daftar dan jadwal pemadaman listrik akibat krisis pasokan batu bara. Selengkapnya

    Timor Leste Kembali ke Indonesia? Awas Disinformasi!

    Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT Marciana D Jone kepada ANTARA di Kupang, Kamis, mengatakan bahwa ratusan WN Timor Leste itu didata unt Selengkapnya

    Video Bayi Selamat Dari Material Erupsi, Itu Disinformasi!

    Temuan lainnya, bayi yang tidak diketahui identitasnya itu merupakan korban likuifaksi yang terjadi di Palu pada September 2018 lalu. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA