FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 10-2021

    272

    Tidak Vaksin akan Muncul Imun Alami, Itu Hoaks!

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta, Kominfo – Beredar pesan berantai mengatasnamakan Shopee Indonesia yang menukil pernyataan CEO Pfizer Albert Bourla dalam instagram. Konon, Albert Bourla menyatakan orang yang tidak divaksinasi akan mengimunisasi diri mereka sendiri secara alami.

    Dalam unggahan tersebut juga dikutip pernyataan penemu vaksin AstraZeneca, Prof. Dame Sarah Gilbert yang menyatakan tidak ada alasan untuk berpikir kita akan memiliki Covid-19 versi 2 lebih ganas, pada akhirnya virus ini akan menjadi virus biasa yang menyebabkan flu.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari cekfakta.tempo.co, ternyata klaim pernyataan CEO Pfizer Albert Bourla itu tidak benar.

    Pernyataan itu justru bertentangan dengan pernyataan Bourla pada 8 September 2020, seperti yang dimuat oleh CNBC. Saat itu Bourla memperingatkan bahwa orang yang tidak divaksinasi, akan menjadi kelompok rentan terkena virus dan membuat virus terus menyebar.

    "Selain itu, orang-orang yang memutuskan untuk tidak divaksinasi, tidak hanya berdampak pada hidup mereka sendiri, tetapi juga memberi dampak pada kehidupan orang lain," jelasnya.

    Bourla sendiri diketahui sudah mendapatkan dosis penuh vaksinasi Covid-19 pada 10 Maret 2021. Sedangkan, klaim kutipan pernyataan dari penemu vaksin AstraZeneca Prof. Dame Sarah Gilbert itu keliru.

    Ditemukan dari The Times, saat seminar Royal Society of Medicine pada 21 September 2021, Sarah mengatakan bahwa virus Corona biasanya tidak bermutasi ke varian yang bisa melawan vaksin, sebab tak ada lagi tempat bagi virus untuk menyebar dan berkembang.

    "Sehingga bisa dikatakan, tidak akan ada lagi varian SARS-Cov-2 yang lebih ganas jika semua orang sudah divaksinasi," tegasnya.

    Dari pernyataan tersebut, diketahui konteks pernyataan Sarah adalah Covid-19 tidak mungkin bermutasi menjadi varian yang lebih ganas pada seseorang yang telah divaksinasi. Artinya, Sarah menekankan pentingnya vaksinasi Covid-19.

    Berikut laporan isu hoaks, misinformasi dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Sabtu (16/10/2021):

    [HOAKS] Maskapai Penerbangan Internasional Melarang Penumpang yang Sudah Divaksinasi untuk Melakukan Perjalanan Penerbangan

    [DISINFORMASI] Video Bayi Terlahir Cacat Akibat Vaksin Covid-19 di India

    [HOAKS] CEO Pfizer Albert Bourla Menyatakan Orang yang Tidak Vaksin akan Mengimunisasi Diri Mereka Sendiri Secara Alami

    [HOAKS] Hadiah Toyota Avanza Veloz dari PT WhatsApp Indonesia

    [HOAKS] Akun Mengatasnamakan PT Jasa Raharja dan Menawarkan Lowongan Pekerjaan

    Berita Terkait

    Booster Vaksin Covid-19 Tiap 6 Bulan Sekali? Itu Hoaks!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kompas.com, informasi yang menyebut bahwa booster vaks Selengkapnya

    Bantuan Dana dari BPJS Rp125 Juta, Itu Hoaks!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta klaim yang mengatakan bahwa BPJS membagikan dana bantuan se Selengkapnya

    Vaksin mRNA Belum Diuji dan Tidak Bermanfaat buat Anak, Itu Hoaks!

    Konon, klaim tersebut terrnuat dalam sebuah potongan vidio berisi klaim bahwa vaksin mRNA belum diuji memadai dan tidak ada manfaat memberik Selengkapnya

    Sperma Pria Tak Divaksin Berharga di Masa Depan? Itu Hoaks!

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari liputan6.com klaim sperma pria yang tak divaksin berha Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA