FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 10-2021

    1344

    Maksimalkan Lokapasar Internasional untuk Tingkatkan Ekspor Produk UKM di Era Digital

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003
    Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Tim dari (UMKM) menggunakan aplikasi pasar digital dalam Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Technopreneur, di Malang, Jawa Timur, Selasa (12/10/21). - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Pemerintah mendorong pelaku usaha, khususnya pelaku usaha kecil, dan menengah (UKM) memanfaatkan lokapasar digital untuk menembus pasar ekspor. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan menyatakan pihaknya bersama lokapasar digital berupaya membuka peluang pedagangan global bagi pelaku UMKM. Pasalnya, saat ini niaga elektronik menjadi salah satu media utama perdagangan global. 

    “Pertumbuhan ekonomi digital telah membuka peluang perdagangan secara global. Untuk itu, pelaku usaha, khususnya UKM harus memaksimalkan niaga elektronik untuk menembus pasar ekspor,” ujarnya di Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2021).

    Kemendag juga secara langsung akan berkolaborasi dengan platform digital. Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Morolop Nainggolan menyatakan saat ini ekonomi digital di dunia, termasuk Indonesia tumbuh sangat pesat. Namun demikian, kontribusi ekonomi digital masih relatif kecil terhadap ekonomi nasional.

    “Pada 2020, kontribusi ekonomi digital Indonesia mencapai Rp632 triliun atau baru 4 persen dari produk domestik bruto (PDB). Namun, pada 2030 nilai ini diperkirakan tumbuh delapan kali lipat menjadi Rp4.531 triliun atau 18 persen terhadap PDB,” jelasnya.

    Marolop melanjutkan, Kemendag mendorong kontribusi UKM dalam aktivitas ekspor, sekaligus meningkatkan jumlah UKM yang melakukan ekspor sebesar 1.500 UKM ekspor per tahun. Pada 2020, terdapat lebih dari 12 ribu UKM yang melakukan ekspor atau setara dengan 83,26 persen eksportir Indonesia.

    “Namun demikian, kontribusi nilai ekspor UKM hanya sebesar 4,39 persen dari total ekspor Indonesia. Hal ini memperlihatkan perlunya inovasi dalam meningkatkan partisipasi UKM Indonesia pada aktivitas ekspor,” kata Marolop.

    Marolop berharap platform pemasaran digital terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha, khususnya UKM untuk dapat memasarkan produknya secara global sehingga terus maju dan berkembang.

    “Kemendag melalui Ditjen PEN akan selalu siap mendukung pelaku usaha untuk memasuki pasar ekspor melalui niaga elektronik. Diharapkan kegiatan yang dilakukan kali ini dapat terus berkelanjutan dan menumbuhkan eksportir baru,” imbuhnya.

    Berita Terkait

    Arahan Presiden untuk Percepatan Transformasi Digital Pengadaan Barang dan Jasa

    Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas mengatakan, Presiden meminta agar pihaknya menyederhana Selengkapnya

    Upaya Pemerintah Tingkatkan Kualitas Belanja Produk Dalam Negeri

    Dari seluruh produk yang masuk, Suharso menyebut pemerintah mendorong agar produk dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) t Selengkapnya

    Majukan IPM, Pemerintah Tingkatkan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan

    Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), IPM di Indonesia sebesar 72,29 poin pada 2021. Skor tersebut meningkat 0,49% dibandingkan pad Selengkapnya

    Wapres Harap Industri Asuransi Syariah Nasional Pimpin Pasar Tingkat Regional

    Untuk mendorong inklusi keuangan syariah, Wapres menekankan adanya inovasi berupa diversifikasi produk asuransi syariah, Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA