FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 09-2021

    362

    Kominfo Bekali Profesional dengan Kemampuan Data Science

    Kategori Berita Kominfo | mth

    Jakarta, Kominfo -  Kementerian Komunikasi dan Informatika membekali pekerja profesional dengan keahlian data science melalui Program Digital Talent Scholarship 2021. 

    Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Balitbang SDM Kementerian Kominfo, Hedi M. Idris menyatakan pembekalan itu ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pekerja profesional sekaligus menyiapkan agar mampu beradaptasi dengan dinamika industri 4.0.

    “Di masa pandemi ini Kominfo menyiapkan pelatihan untuk menyiapkan alih kompetensi yang dibutuhkan pada era industri 4.0. Pelatihan Profesional Academy atau PROA ini ditujukan untuk profesional yang sudah bekerja atau pernah bekerja,” jelasnya saat membuka DTS TalenTalks Live X DQLab:  Membangun Karir Sebagai Data Scientist di Indonesia di Jakarta, Rabu (15/09/2021).

    Kapusbang Hedi M. Idris memaparkan, selama pandemi banyak aktivitas keseharian yang berlangsung dengan bantuan teknologi informasi. Kondisi itu menurutnya membuka peluang dan kebutuhan akan talenta yang andal dalam mengelola data.

    “Karena pandemi kita sekarang banyak aktivitas yang berlangsung online, dan itu tidak terlepas dari kebutuhan pengolahan data dan pemanfaatan IT. Jadi perlu pelatihan agar bisa membekali talenta bisa memahami IT termasuk data science,” paparnya.

    Menurut Kapusbang Proserti Balitbang SDM Kementerian Kominfo pelatihan ini dibutuhkan untuk menyiapkan tenaga profesional akan mampu menghadapi perubahan yang tengah berlangsung.

    “Dengan perkembangan teknologi saat ini akan banyak pekerjaan-pekerjaan yang hilang dan tergantikan. Belum lagi saat ini data sudah menjadi aset baru yang perlu dikuasai, data is the new oil,” tuturnya.

    Dalam pelaksanaan pelatihan tema pelatihan Data Science dalam PRO Academy Batch#4, Kementerian Kominfo melibatkan DQLabs.

    “Kominfo melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, ada dari perguruan tinggi, mitra global, startup digital. Karena tidak mungkin untuk menyiapkan talenta digital dengan target 600 ribu talenta bisa dikerjakan sendiri oleh Kominfo,” ungkap Hedi M. Idris. 

    Sebagai bagian dari Program DTS untuk menyiapkan talenta digital Indonesia, Kapusbang Proserti Balitbang SDM Kementerian Kominfo  menyatakan PRO Academy juga ditujukan untuk meningkatkan daya saing talenta digital.

    DTS tujuannya mempersiapkan talenta digial yang dibutuhan pasar kerja dan meningkatkan daya saing talenta digital agar bisa bersaing di dunia industri 4.0 dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ungkapnya.

    Acara yang berlangsung virtual itu juga dihadiri oleh Ketua Pokja PRO Academy DTS 2021 Badar Agung, Data Scientist Telkomsel, Evan Dudianto, serta Event Manahemen Officer DQLab, Rainier Hensel.

    Dibuka Batch#4

    Ketua Pokja PRO Academy DTS 2021 Badar Agung menyatakan pihaknya telah melaksanaan pelatihan Batch#1 sampai Batch#3 bekerja sama dengan AWS, Alibaba Cloud, Cisco, Codepolitan, Dicoding, Google, Microsoft,  Oracle, Progate, dan Skillfull.

    “Kita bekerja sama dengan 13 global technology company menggelar lebih dari 30 pelatihan dengan peserta lebih dari 21 ribu orang,” paparnya.

    Untuk pelaksanaan Batch#4 akan dibuka pelatihan Data Scientist, Data Analyst, Data Engineer dan Android serta Google Associate Cloud Engineer.

    Data Scientist Telkomsel, Evan Dudianto memaparkan pemanfaatan data science untuk kehidupan sehari-hari. “Jika suka nonton aplikasi streaming dan ada rekomendasi konten, nah aplikasi itu memanfaatkan data untuk mengetahui yang disukai pengguna. Ada juga iklan di platform digital dan pencarian, itu juga dimunculkan berdasarkan akses pencarian yang pernah dilakukan,” jelasnya.

    Menurut Evan Dudianto yang juga mnenjadi alumni dari Program DTS 2020, karir sebagai data science sangat prospektif. Mengutip data Glassdoor tahun 2020, data scientist selalu pada peringkat atas di Amerika. “Saat ini makin banyak data yang diolah dan disajikan, dan banyak perusahaan yang bergantung pada data untuk pengambilan keputusan,” tuturnya.

    Program Digital Talent Scholarship adalah program pelatihan pengembangan kompetensi yang telah diberikan kepada talenta digital Indonesia sejak tahun 2018. Program Digital Talent Scholarship tahun 2021 didesain untuk menciptakan ekosistem seimbang dalam memaksimalkan peran pentahelix (pemerintah, komunitas/masyarakat, institusi pendidikan tinggi, dunia usaha, dan media) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

    Program Digital Talent Scholarship bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara.

    Professional Academy Digital Talent Scholarship merupakan salah satu akademi dari Digital Talent Scholarship tahun 2021 yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas tenaga kerja terampil di bidang IT yang sesuai dengan kebutuhan industri. 

    Berita Terkait

    Kominfo Rebut Penghargaan Terbaik II JDIHN

    Menkumham Yasonna H. Laoly mengapresiasi seluruh anggota JDIHN dari berbagai institusi, yang telah bekerja sama dan bersinergi dengan Badan Selengkapnya

    Kominfo Ajak Masyarakat Saksikan Pembukaan PON Papua di TV dan Medsos

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong, menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan siaran langsung Selengkapnya

    Kominfo Alihkan Kanal Aduan Telepon/SMS Spam ke @aduanPPI

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengalihkan kanal aduan panggilan telepon atau SMS yang tidak dikehendaki (spam) melalui media sosial Selengkapnya

    Menkominfo: Indikator Angka Kematian Covid-19 Tak Dihapus Tapi Dirapikan

    Pemerintah terus bekerja keras melakukan harmonisasi dan validasi data dari lapangan, terkait indikator yang digunakan untuk penilaian level Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA