FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 08-2021

    525

    Pemerintah Siapkan Stimulus BBI dan Bantuan Permodalan DigiKU

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta, Kominfo - Tahun 2020, sekitar 88% pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah mengalami penurunan permintaan produknya hingga 60%. Guna meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia, pemerintah terus mendorong Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pemberian stimulus BBI, serta penyediaan modal melalui DigiKU.

    “Menyangkut seperti program stimulus, menurut saya programnya sangat bagus sekali, karena jumlah yang masuk sekarang juga meningkat untuk UMKM,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat koordinasi yang berangsung virtual dari Jakarta, Selasa (31/08/2021).

    Menko Luhut menegaskan bahwa seluruh program dorongan UMKM ini harus ditindaklanjuti dengan baik dan optimal. “Kita bisa dorong UMKM untuk membuat yang lebih hightech. Kita juga bisa fokus ke UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi sehingga ini bisa membantu kemajuan bangsa di depan,” tandasnya.

    Dalam pertemuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo R. M. Manuhutu menjelaskan telah terjadi penurunan permintaan terhadap produk Artisan Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah akan meningkatkan pendampingan yang meliputi kampanye Gernas BBI, pemberian Stimulus BBI, serta penyediaan permodalan UMKM melalui DigiKU.

    “DigiKU rencananya dalam waktu dekat akan diluncurkan kembali dengan target penyaluran kredit sebesar 16 triliun rupiah,” tutur Deputi Odo.

    DigiKu merupakan program penyaluran kredit untuk UMKM yang disediakan pemerintah melalui HIMBARA yang dapat menjadi alternatif pembiayaan yang aman dan terjangkau bagi UMKM/UKM/Artisan.

    Hingga Juli 2021, tercatat jumlah UMKM/IKM/Artisan on-boarding telah mencapai 7.217.201 unit atau mengalami peningkatan sebesar 90% sejak BBI diluncurkan, sehingga total saat ini sudah mencapai 15,2 juta unit. Selanjutnya, Kampanye Gernas BBI juga akan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk bulan September hingga November 2021 yang turut dilakukan oleh KKP di Aceh, Kemendes PDTT di Kalimantan Timur, serta Kemendikbud Ristek di Maluku. Kampanye tersebut dilakukan guna meningkatkan literasi digital dan finansial, serta mendorong peningkatan transaksi belanja produk artisan.

    Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan Stimulus BBI, yang merupakan program dukungan yang diberikan melalui pemberian insentif untuk belanja. Penerima stimulus BBI adalah merchant/pelaku UMKM yang ada di e-commerce dan tergabung dalam program, serta secara tidak langsung adalah pembeli/konsumen akhir yang berbelanja. Stimulus BBI diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor Fesyen, Kuliner, dan Kriya dengan total anggaran senilai Rp 200 miliar rupiah.

    “Program Stimulus BBI akan segera dilaksanakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di Q3 dan Q4,” tutur Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam pertemuan yang sama.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyampaikan dukungannya dalam pelaksanaan Gernas BBI dengan melakukan perluasan akses pembiayaan dan pengembanyak skema pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir. “OJK juga memfasilitasi digitalisasi UMKM serta membangun kampus UMKM sebagai pembinaan dan pendampingan bagi UMKM,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

    Berita Terkait

    Presiden: Siapkan Kawasan untuk Ajang Internasional

    Setelah dilakukan penataan secara besar-besaran oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan, Pre Selengkapnya

    Presiden: Jaga dan Kawal Perkembangan Digitalisasi Keuangan

    Di tengah maraknya kemunculan bank dan asuransi berbasis digital, pembayaran elektronik, dan inovasi-inovasi teknologi finansial lainnya, pe Selengkapnya

    Pemerintah Akan Terus Replikasi Model Rehabilitasi Mangrove untuk Provinsi Lain

    Presiden berharap penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai dapat memperbaiki kualitas lingkungan, baik di pesisir maupun di daerah panta Selengkapnya

    Pemerintah Siapkan New Normal, Herd Immunity Jadi Syarat Utama

    Strategi penanganan Covid-19 Indonesia yang menekankan penanganan di hulu maupun hilir terbukti membuahkan hasil yang baik. Hal ini tercermi Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA