FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 07-2021

    915

    Menteri PPPA Dorong Anak-anak Miliki Pengetahuan Literasi Digital

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta, Kominfo - Pengetahuan literasi digital patut dimiliki anak-anak untuk menyaring informasi negatif yang beredar di internet. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menyatakan hal itu sebagai salah satu upaya perlindungan anak dan menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.

    “Agar tidak terjebak dalam sisi buruknya, kalian harus menjadi pengguna yang pintar dan bijaksana. Carilah sumber-sumber berita yang aktual dan dapat dipertanggung jawabkan, diantaranya kalian bisa mencari informasi dari media sosial lembaga-lembaga pemerintahan. Bertanyalah pada orang tua atau guru kalian bila ada akun yang mencurigakan di sosial media kalian,” jelas Menteri Bintang dalam Festival Aman: You(th) Can Create A Better Internet For Children and Young People yang berlangsung virtual dari Jakarta, Minggu (18/07/2021).

    Dalam rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 bekerja sama dengan ECPAT Indonesia itu, Menteri PPPA menilai selama masa pandemi terdapat perubahan perilaku berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, penyadaran terhadap anak-anak perlu dilakukan terus menerus.

    “Pandemi Covid-19 yang masih kita hadapi hingga saat ini mengubah berbagai pola perilaku dan kehidupan kita sehari-hari. Salah satunya adalah penggunaan gawai dan berbagai teknologi informasi menjadi bagian penting dari kehidupan kita. Sayangnya, kemajuan ini nyatanya seperti pisau bermata dua yang juga memiliki banyak risiko. Berbagai tantangan lainnya di dunia maya seperti banyaknya berita hoaks yang tersebar hingga disalahgunakannya data pribadi pengguna sosial media terjadi, dan diantaranya adalah anak-anak,” tuturnya.

    Menteri Bintang menambahkan salah satu kerentanan anak terdapat dalam penggunaan media sosial. Menurutnya, ada beberapa risiko mulai dari  kekerasan berbasis online yang bisa terjadi kepada anak, tipu muslihat berupa iming-iming dengan tujuan eksploitasi anak termasuk eskpolitasi seksual dan pornografi.

    "Saya mengapresiasi anak-anak yang terpilih sebagai AMAN Warrior untuk dapat bertugas menjadi pendidik teman-teman sebayanya dalam isu literasi digital dan keamanan anak di ranah online. Saya berharap semua anak dapat menjadi pelopor dan pelapor untuk menyebarkan informasi dan motivasi positif di internet kepada orang lain," ungkapnya.

    Pendidik Sebaya

    Program Manager ECPAT Indonesia, Andy Ardian menyatakan arti penting dukungan organisasi masyarakat guna mewujudkan literasi digital bagi anak. Melalui program AMAN Warrior pihaknya melatih pendidik sebaya yang akan menjadi bagian penting membangun literasi digital di kalangan anak-anak.

    “Tahun ini kami mempersiapkan 58 anak yang kami sebut AMAN Warrior. Mereka akan menjadi pendidik bagi teman-teman sebaya dari kota lain dan menyampaikan peran sebagai upaya membangun literasi digital. Menurut kami anak-anak juga punya peran penting dalam pemenuhan hak, perlindungan dan kontribusi sebagai warga negara Indonesia yang punya posisi sama dengan orang dewasa,” tutur Andy.

    Aktris, Prilly Latuconsina yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyayangkan tindakan public figure dan influencer yang tidak dapat menggunakan platform sosial media mereka untuk tujuan yang baik.

    “Semoga dengan adanya AMAN Warrior, kalian bisa saling sharing dan mengajarkan anak-anak yang lain untuk menggunakan internet yang baik. Karena kalau kita ingin menjadi orang baik, maka kita harus berlaku baik juga di sosial media,” ungkap Prilly.

     

    Berita Terkait

    Pemerintah Dorong Optimalisasi Pertumbuhan Industri Kreatif Indonesia

    Berdasarkan publikasi Kemenparekraf, tercatat pada tahun 2019 sub sektor ekonomi kreatif menyumbangkan Rp1.153,4 Triliun PDB atau 7,3% terha Selengkapnya

    Pemerintah Dorong PT dan SMK Terlibat Pengembangan Mobil Listrik

    Menko PMK langsung meminta data konkret dari jumlah SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang nantinya bakal terlibat dalam pengembangan mo Selengkapnya

    Menag Ajak Dai dan Media Bumikan Moderasi Beragama

    Moderasi beragama yang digulirkan Kementerian Agama adalah salah satu upaya untuk merawat karakter keberagamaan yang moderat, toleran, dan s Selengkapnya

    Menag Harap Perayaan Natal Jadi Inspirasi bagi Umat Katolik

    Dalam perayaan Natal 2021 yang mengusung tema Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan itu, Menag mengajak umat Kristiani untuk me Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA