FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 11-2013

    7881

    Menkominfo Tegaskan Peretas Situs Melanggar Hukum

    Kategori Berita Kementerian | brs

    Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring menegaskan, peretasan adalah suatu pelanggaran hukum. Di Indonesia, aturan soal peretasan telah dimuat dalam Undang-Undang (UU) 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ITE).

    Pasal 30 ayat 1, ayat 2, dan atau ayat 3 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), berbunyi (1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik orang lain dengan cara apa pun.

    (2) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.

    Dan, (3) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Selain itu juga Pasal 32 ayat 1 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang berbunyi (1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik orang lain atau milik publik.

    Aturan lainnya, Pasal 22 huruf B Undang-Undang 36/1999 tentang Telekomunikasi yang berbunyi Setiap orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi akses ke jaringan telekomunikasi; dan atau akses ke jasa telekomunikasi; dan atau akses ke jaringan telekomunikasi khusus.

    Sebelumnya diberitakan bahwa hacker Indonesia berhasil meretas berbagai situs di Australia, termasuk laman intelijen Australian Secret Intelligence Service (ASIS). Situs tersebut dikabarkan tiba-tiba berhenti beroperasi pada Senin (11/11), lantaran terkena serangan distributed denial of service (DDoS).

    Aksi penyerangan itu dilakukan para hacker Indonesia menanggapi aksi penyadapan yang diduga dilakukan Pemerintah Australia terhadap Pemerintah Indonesia, beberapa waktu lalu (Az).

    Berita Terkait

    Menkominfo Ajak Wisudawan STMM Adaptif terhadap Revolusi Industri 4.0

    Perguruan tinggi menjadi salah satu wahana untuk menyiapkan talenta digital Indonesia. Oleh karena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika J Selengkapnya

    Uji Akses Internet, Menkominfo: Manfaatkan untuk Belajar!

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melakukan uji coba konferensi video dengan santri Pondok Pesantren Al Falah Kalibawang, Selengkapnya

    Menkominfo: Sediakan Akses Internet, Dukung Layanan Kesehatan Daerah 3T

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan komitmen pemerintah dalam melakukan akselerasi penyediaan akses internet unt Selengkapnya

    Kominfo: Bijaksana Memilah Informasi Covid-19

    Masyarakat harus bijaksana menerima berita khususnya terkait dengan pengadaan vaksin Covid-19 yang sedang diupayakan pemerintah saat ini. Selengkapnya