FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 11-2013

    6961

    Menkominfo Tegaskan Peretas Situs Melanggar Hukum

    Kategori Berita Kementerian | brs

    Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring menegaskan, peretasan adalah suatu pelanggaran hukum. Di Indonesia, aturan soal peretasan telah dimuat dalam Undang-Undang (UU) 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ITE).

    Pasal 30 ayat 1, ayat 2, dan atau ayat 3 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), berbunyi (1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik orang lain dengan cara apa pun.

    (2) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.

    Dan, (3) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Selain itu juga Pasal 32 ayat 1 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang berbunyi (1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik orang lain atau milik publik.

    Aturan lainnya, Pasal 22 huruf B Undang-Undang 36/1999 tentang Telekomunikasi yang berbunyi Setiap orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi akses ke jaringan telekomunikasi; dan atau akses ke jasa telekomunikasi; dan atau akses ke jaringan telekomunikasi khusus.

    Sebelumnya diberitakan bahwa hacker Indonesia berhasil meretas berbagai situs di Australia, termasuk laman intelijen Australian Secret Intelligence Service (ASIS). Situs tersebut dikabarkan tiba-tiba berhenti beroperasi pada Senin (11/11), lantaran terkena serangan distributed denial of service (DDoS).

    Aksi penyerangan itu dilakukan para hacker Indonesia menanggapi aksi penyadapan yang diduga dilakukan Pemerintah Australia terhadap Pemerintah Indonesia, beberapa waktu lalu (Az).

    Berita Terkait

    Dukungan Kominfo untuk Kejurnas Virtual Kempo

    Pandemi Covid-19 bukan jadi kendala bagi gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tandoku Shorinji Kempo. Kementerian Komunikasi dan Informatik Selengkapnya

    Menkominfo: Jadikan Protokol Kesehatan sebagai Gaya Hidup

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak peran masyarakat secara konkret dengan menjadikan protokol kesehatan sebagai lif Selengkapnya

    Menkominfo: Presiden Tekankan Dua Aspek Percepatan Transformasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, Presiden Joko Widodo menekankan dua aspek penting dalam melakukan percepatan Selengkapnya

    Kominfo: IoT Solusi Penanganan Krisis Kesehatan dan Ekonomi

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong pemanfaatan Internet of Things (IoT) sebagai solusi penanganan krisis kesehatan dan ekonomi Selengkapnya