FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 05-2021

    358

    Produk Perikanan Indonesia Masih Sangat Menjanjikan untuk Pasar Dunia

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Lamongan, Kominfo - Presiden Joko Widodo berpandangan bahwa produk-produk hasil perikanan Indonesia masih memiliki peluang yang sangat menjanjikan bagi pasar dunia. Hal tersebut ia sampaikan usai melihat langsung pabrik pengolahan makanan laut yang menjalankan ekspor hasil olahan ke mancanegara di PT Bumi Menara Internusa (BMI), Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (06/05/2021).

    “Saya kira proses-proses produksi yang kita lihat di PT BMI ini menjadi inspirasi bahwa sebetulnya peluang produk-produk perikanan kita ini untuk pasar dunia masih sangat menjanjikan. Pasarnya terbuka lebar,” ujar Presiden dalam keterangannya seusai peninjauan.

    Meski pasar dunia tersebut terbuka lebar, Presiden menilai bahwa rantai pasok bahan baku baik berupa udang, kepiting, rajungan, cumi, hingga ikan masih perlu ditingkatkan sehingga memberi nilai tambah produk-produk laut tersebut bagi negara.

    “Saya kira ke depan ini yang harus dikembangkan di negara kita, baik nanti dari tangkapan dari laut maupun dari budidaya. Ini menjadi tugas besar dari Pak Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) sehingga dari hulu sampai hilir semuanya memang harus dilihat ada masalah di sebelah mana dan itu yang harus diselesaikan,” jelasnya.

    Selain itu, Kepala Negara juga mengapresiasi seluruh produksi yang ada di PT BMI yang telah menyerap belasan ribu tenaga kerja. Selain itu, perusahaan tersebut juga memiliki orientasi ekspor baik ke Eropa, Amerika, Jepang, maupun negara-negara lain.

    “Artinya sudah masuk ke supply chain global dan nilainya juga tidak sedikit karena sudah dalam bentuk seperti ini. Ini udang, ini juga udang, ada yang sudah siap saji, ada yang tinggal goreng. Ini rajungan. Yang diproduksi di PT BMI, baik itu udang, rajungan, ikan, kemudian cumi, semuanya dalam bentuk packaging yang sudah dalam posisi jadi dan siap saji maupun siap goreng,” paparnya.

    Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut antara lain, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

    Berita Terkait

    Program Quick Wins, Percepat Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat Papua

    Proses koordinasi dan tindaklanjut dari Keppres Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di P Selengkapnya

    Presiden Ajak Kolaborasi Wujudkan Indonesia Maju ber-SDM Unggul

    Kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan sangatlah penting dalam rangka mewujudkan gerakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang menj Selengkapnya

    Wujudkan Satu Data Indonesia, Kemndagri-BPS Tingkatkan Kolaborasi

    Guna mempercepat terwujudnya amanat Presiden yang termaktub dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indones Selengkapnya

    Miliki Potensi Besar, Indonesia Diharapkan Mampu Kuasai Pasar Halal Dunia

    State Global Islamic Economic Report 2020-2021, melaporkan tingkat konsumsi masyarakat muslim dunia mencapai 2,02 triliun Dollar Amerika di Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA