FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 04-2021

    86

    Menko PMK Ajak Mahasiswa Edukasi Peniadaan Mudik

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003
    Calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (26/3/2021). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan COVID-19 yang masih tinggi terutama pasca libur panjang. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy  mengajak mahasiswa turut terlibat  mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kebijakan peniadaan mudik. 

    "Saya meminta bantuan adik-adik (mahasiswa) untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menaati peniadaan mudik karena risiko dan target untuk menekan penyebaran Covid-19," ujar Menko PMK dalam Safari Ilmu di Bulan Ramadan (Samudra) 1442 H yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada secara  daring, dari Jakarta, Kamis (15/04/2021). 

    Menko Muhadjor menjelaskan dalam kaidah fikih, menghindari atau mencegah kerusakan itu lebih diutamakan dari sesuatu yang dikira berfaedah. Sama halnya, mencegah mudik lebih diutamakan ketimbang membiarkan Covid-19 semakin merajalela.

    Tak dinafikan, berdasarkan pengalaman beberapa kali libur panjang sebelumnya, angka kasus Covid-19 selalu meningkat drastis. Begitupun angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami kenaikan signifikan bahkan angka kematian di Indonesia saat ini masih sebesar 2,72% atau di atas rata-rata dunia 2,18%.

    "Coba bayangkan kalau mudik dibolehkan dengan risiko kematian yang sangat tinggi. Toh mudik itu kan intinya ziarah dan silaturahmi dan itu sunah, tapi kalau Covid-19 tidak bisa ditawar penyebarannya," tutur Muhadjir.

    Menurutnya, mudik itu penting dan mungkin tidak ada masyarakat yang tidak ingin mudik karena itu merupakan bagian dari tradisi. Akan tetapi, yang lebih utama adalah mementingkan keselamatan bersama dari bahaya Covid-19.

    "Saya kalau ditanya ingin mudik tentu saja karena ini bagian dari tradisi. Tapi demi kepentingan yang lebih besar, demi keselamatan bangsa ini, marilah kita dukung bersama-sama peniadaan mudik," ucap Menko PMK. 

    Berita Terkait

    Kasatgas Imbau Kepala Daerah Ikuti Arahan Pusat Terkait Peniadaan Mudik

    Keputusan peniadaan mudik tersebut diambil melalui berbagai pertimbangan, masukan, dan data-data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir Selengkapnya

    Presiden Teken PP THR bagi Aparatur Negara dan Pensiunan

    Pemberian THR ini merupakan salah satu program pemerintah untuk mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat. Presiden berharap, Selengkapnya

    Jaga Momentum Positif Pengendalian Pandemi

    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk menangguhkan niat untuk mudik ke kampung halaman pada momen Idulfitri tahun ini. Selengkapnya

    Pemerintah Perketat Titik Masuk dan Perbatasan Wilayah

    Pemerintah tengah memperketat akses menuju titik masuk dan kedatangan di wilayah Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus korona bese Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA