FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 02-2021

    1975

    Presiden Luncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003
    Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional COVID-19, Jumat (26/02/2021), di Istana Negara, Jakarta. - (Setkab)

    Jakarta, Kominfo - Presiden RI Joko Widodo secara resmi meluncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/02/2021). 

    Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, untuk mewujudkan konektivitas nasional Pemerintah tak hanya membangun konektivitas fisik tetapi juga konektivitas digital hingga ke seluruh penjuru Tanah Air.

    “Pemerintah telah bekerja keras membangun konektivitas nasional kita. Selain melalui tol laut, melalui jaringan rel kereta api, pembangunan jalan tol, pembangunan jalan-jalan di perbatasan, pembangunan bandara, pembangunan pelabuhan-pelabuhan, kita juga membangun konektivitas digital yang menghubungkan seluruh pelosok Nusantara melalui tol langit,” ujarnya.

    Pembangunan konektivitas tersebut, imbuhnya, bukan hanya untuk kepentingan ekonomi tetapi juga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai sebuah bangsa besar.

    “Ini juga untuk merangkai negara kita yang sangat besar ini yang berpulau-pulau, untuk mempercepat pelayanan pendidikan, untuk mempercepat pelayanan kesehatan, untuk mendukung sinergi budaya Nusantara,” imbuh Presiden.

    Dalam peluncuran ini, apresiasi disampaikan Kepala Negara kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah menyelenggarakan berbagai program untuk membangun konektivitas dan talenta digital, di antaranya penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah Satria, pembangunan menara-menara BTS, program Digital Talent Scholarship, dan Gerakan Nasional Literasi Digital.

    Namun, Presiden memberikan catatan mengenai perlunya peningkatan utilisasi Palapa Ring yang saat ini dinilainya masih rendah terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

    “Saya minta kepada Menkominfo untuk memastikan agar Palapa Ring tidak hanya berhenti sebagai backbone saja, tidak hanya berhenti di situ. Tetapi, harus tersambung sampai ke rumah tangga agar investasi besar di Palapa Ring segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita. (Ini) sangat dibutuhkan dalam masa pandemi seperti sekarang ini,” tegasnya.

    Dalam kegiatan ini, Presiden Jokowi melakukan penandatanganan Sampul Hari Pertama Perangko Seri Vaksinasi Covid-19.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam laporannya menyampaikan, peluncuran seri perangko ini merepresentasikan Indonesia sebagai negara yang dengan cepat dan sigap memerangi pandemi COVID-19 melalui vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat agar dapat mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

    “Di masa yang akan datang penerbitan perangko dapat dilakukan secara digital dengan metode barcode untuk tracking dan tracing, dan dilengkapi dengan fitur augmented reality pada perangko agar menjadi lebih detail dan menari,” ujar Menkominfo.

    Turut mendampingi Presiden dalam acara Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menkominfo Johnny G. Plate. 

    Berita Terkait

    Wapres Minta Pekan Ekonomi dan Keuangan Syariah Menjadi Agenda Nasional

    Wapres menyampaikan apresiasinya kepada KNEKS, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dan seluruh pihak yang telah mendukung pe Selengkapnya

    Presiden Tegaskan Potensi Demografi dan Tantangan Indonesia

    Menurut Presiden, Indonesia memiliki kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik karena 68 persen penduduknya berada dalam rentang usia p Selengkapnya

    Wapres Paparkan Tiga Langkah Strategis Kembangkan Ekosistem Rantai Nilai Halal

    Selain dukungan multipihak, diperlukan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem tersebut. Selengkapnya

    Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin Serahkan Zakat melalui Baznas

    Pada tahun 2023 total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di SKL Baznas dan LAZ seluruh Indonesia mencapai Rp32 triliun, atau mening Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA