FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 01-2021

    194

    Bantuan IVIG Gratis Khusus Nakes, Awas Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Bereda pesan berantai di aplikasi pesan instan WhatsApp mengenai Program Bantuan Gratis  Intravenous Imunoglobulin (IVIG) bagi tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19.

    Dalam pesan berantai itu disertakan beberapa syarat yang harus dipenuhi Nakes untuk mendapatkan bantuan gratis. Bahkan dicantumkan narahubung  Ibu Audrey dengan nomor +62812-2033-707.

    Hasil penelusuran fakta Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta bahwa informasi itu hoaks.

    Ketua Bidang Perlindungan Kesehatan dan Ketua Umum IDI dr. Daeng M. Faqih, SH, MH, menyatakan IDI tidak pernah mengeluarkan informasi dan narahubung yang tertulis dalam pesan berantai itu.

    Berikut konten isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Minggu (31/01/2020):

    1. [HOAKS] Program Bantuan IVIG Gratis Khusus Bagi Tenaga Kesehatan yang Terinfeksi Covid-19
    2. [DISINFORMASI] Klaim Vaksin COVID-19 akan Berefek Cacat pada Janin Seperti Kejadian Tahun 1950
    3. [DISINFORMASI] Video Penyuntikan Kamala Harris adalah Bukti Kebohongan Vaksinasi Covid-19
    4. [DISINFORMASI] Video Pesawat Terbakar di Bandara Pondok Cabe

    Berita Terkait

    Pepaya Bergizi Tertinggi? Awas Disinformasi!

    Beredar informasi di jejaring media sosial Facebook. Konon, buah pepaya dipilih Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama dua tahun berturut-t Selengkapnya

    Masker Covid-19 Khusus untuk Bayi? Itu Disinformasi!

    Di jejaring media sosial beredar unggahan berupa gambar seorang bayi tampak menggunakan masker khusus yang diklaim sebagai masker untuk menc Selengkapnya

    Vaksin Berbasis mRna Picu Kanker? Itu Disinformasi!

    Beredar di media sosial, artikel hasil penelitian terkait mRna. Konon, vaksin berbasis mRna yang saat ini tengah dikembangkan dapat menyebab Selengkapnya

    Vaksin Sinovac untuk Ayam? Awas Disinformasi!

    Di media sosial Facebook beredar konten unggahan berupa tangkapan layar dengan judul "Guru di Kota Tegal Meninggal Usai Divaksin Sinovac". Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA