FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 01-2021

    98

    Indonesia Tak Bisa Gugat Jika Vaksin Bermasalah, Itu Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta, Kominfo – Di media sosial Facebook, beredar konten unggahan tangkapan layar artikel berita mengenai Indonesia tidak dapat menggugat secara hukum, jika vaksin yang diberikan mengalami masalah.  Konten itu dikaitkan dengan vaksin yang diwajibkan oleh pemerintah saat ini, yaitu Vaksin Sinovac.

    Dikutip dari laman Turnbackhoax.id, berdasarkan penelusuran Tim Mafindo, didapatkan artikel yang terdapat dalam unggahan ternyata menjelaskan tentang Vaksin Pfizer asal Amerika Serikat yang ingin dibebaskan dari segala tuntutan hukum jika vaksinnya bermasalah.

    Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pemerintah sampai saat ini belum bisa menyepakati pembelian Vaksin Covid-19 dari perusahaan Pfizer-BioNTech asal AS tersebut. “Saat ini, vaksin yang telah beredar di Indonesia hanyalah Vaksin Sinovac,” ungkapnya.

    Mengenai pemberian Vaksin Sinovac, Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat agar tidak takut divaksin. Wakil Menteri Hukum dan HAM Eddy Hiariej kepada Tempo, mengatakan, pemerintah dapat mengeluarkan ultimum remedium berupa sanksi pidana dan denda sebagai langkah akhir jika masyarakat tetap menolak untuk divaksin.

    Jadi narasi yang mengaitkan antara Vaksin Pfizer dalam artikel tersebut dengan Vaksin Sinovac yang diberikan kepada masyarakat Indonesia saat ini adalah tidak benar.

    Berikut konten isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (25/01/2021):

    1. [DISINFORMASI] Indonesia Tidak Dapat Menggugat jika Vaksin Bermasalah
    2. [HOAKS] Kompensasi Covid-19 Rp150.000 Per Bulan bagi Peserta BPJS
    3. [DISINFORMASI] Prosesi Pengurusan Jenazah Penyanyi Spanyol Julio Iglesias yang Meninggal Karena Covid-19
    4. [HOAKS] Kayu India Bisa Sembuhkan Covid-19

    Berita Terkait

    Pepaya Bergizi Tertinggi? Awas Disinformasi!

    Beredar informasi di jejaring media sosial Facebook. Konon, buah pepaya dipilih Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama dua tahun berturut-t Selengkapnya

    Vaksin Berbasis mRna Picu Kanker? Itu Disinformasi!

    Beredar di media sosial, artikel hasil penelitian terkait mRna. Konon, vaksin berbasis mRna yang saat ini tengah dikembangkan dapat menyebab Selengkapnya

    Vaksin Sinovac untuk Ayam? Awas Disinformasi!

    Di media sosial Facebook beredar konten unggahan berupa tangkapan layar dengan judul "Guru di Kota Tegal Meninggal Usai Divaksin Sinovac". Selengkapnya

    Sentra Vaksinasi Istora Senayan Terbuka untuk Semua Pemegang KTP, Itu Misinformasi!

    Beredar pesan berantai WhatsApp yang menyebutkan Sentra Vaksinasi Covid-19 BUMN di Istora Senayan Jakarta terbuka untuk semua pemegang KTP. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA