FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 01-2021

    277

    Pemberdayaan SDM, Kunci Jadikan Indonesia Produsen Halal Dunia

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Foto udara pembangunan masjid terapung di Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (22/12/2020). Pemkab Pesisir Selatan membangun masjid terapung di objek wisata Pantai Carocok dengan biaya Rp27,5 miliar sebagai upaya mewujudkan pariwisata halal dan ikon baru di kabupaten itu. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo – Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi syariah, utamanya menjadi produsen halal dunia. Namun sayangnya, saat ini Indonesia masih sebatas konsumen saja. Pemerintah pun menjadikan goal tersebut sebagai agenda prioritas. Kuncinya adalah pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

    “Sekarang kita belum masuk 10 besar [produsen halal dunia]. Kita masih konsumen halal terbesar [di dunia]. Kita berharap, kita dapat menjadi produsen halal terbesar. Kuncinya itu pemberdayaan SDM,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menerima Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar secara virtual dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Senin (18/01/2021).

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor 2 Universitas Ibnu Chaldun Farizal Marlius mengungkapkan bahwa segenap civitas academica UIC siap mendukung program-program pemerintah.

    “Kami siap menjadi maskot ekonomi syariah,” tegasnya.

    Sementara, Rektor UIC Musni Umar menyampaikan bahwa sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemberdayaan SDM, Universitas Ibnu Chaldun akan menyelenggarakan seminar internasional peradaban umat, pada 11 Februari mendatang. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Peringatan Dies Natalies ke-65 Universitas Ibnu Chaldun.

    “Kami berharap, Pak Wapres berkenan hadir dan membuka seminar internasional tersebut,” ucapnya.

    Wapres pun menyatakan dukungannya terhadap rencana Universitas Ibnu Chaldun dan berencana memenuhi undangan membuka seminar internasional tersebut apabila tidak ada agenda lain yang mendesak.

    Selain Farizal Marius, hadir bersama Rektor UIC, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pembina Pendidikan UIC Anshari Ritonga, Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan UIC Edy Haryanto, Waki Rektor 1 Baharrudin, Wakil Rektor 3 Rahmah Marsinah, dan Wakil Rektor 4  Gamari Sutrisno. Sementara Wapres didampingi Staf Khusus Wapres Masykuri Abdillah.

    Berita Terkait

    Tingkatkan Potensi Asuransi Syariah di Indonesia, AASI Perlu Optimalkan Peran

    Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia telah diakui dunia. Dalam laporan Islamic Finance Development Indicator (IFDI) 2020, Ind Selengkapnya

    Siapkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia, Prioritas Benahi Pencatatan Data Ekspor

    Banyaknya jumlah penduduk muslim di Indonesia, membuat pemerintah berupaya menjadikan negara ini sebagai produsen produk halal dunia. Namun, Selengkapnya

    Miliki Banyak Cabang, PT Pos Indonesia Berpotensi Jadi Kanal Penerimaan GNWU

    Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang dicanangkan pemerintah menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indones Selengkapnya

    Pemerintah Matangkan Rencana PLBN Jadi Kawasan Ekonomi Produktif

    Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terus mematangkan rencana zona pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) untuk dijadikan sebagai k Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA