FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 01-2021

    158

    Pulihkan Konektivitas Telekomunikasi Kota Ilaga, BAKTI Kominfo Siapkan Teknologi Pengganti

    Kategori Berita Kominfo | Yusuf

    Jakarta, Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya menyiapkan teknologi pengganti agar layanan telekomunikasi di Kota Ilaga Kabupaten Puncak Papua bisa segera pulih.

    Menurut Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo, Anang Latif, gangguan itu terjadi akibat terbakarnya 2 Site BTS Tower B4 dan B5 yang merupakan jaringan telekomunikasi Palapa Ring Paket Timur.

    “Ini merupakan sebuah tower yang menghubungkan jaringan telekomunikasi antar kotanya. Ibaratnya kalau jaringan transmisi listrik, salah satu terputus maka rangkaian kota di sekelilingnya pun bisa terputus listriknya, begitu juga dengan telekomunikasi. Nah, ini salah satu yang nyata saja dengan dibakarnya 2 tower kami,  di Kabupaten Puncak, Papua,” ujarnya ketika ditemui usai Konferensi Pers Virtual Gangguan Pembakaran Jaringan Palapa Ring Timur di Papua dari Press Room Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (11/01/2020).

    Dirut BAKTI Kominfo menyatakan terputusnya koneksi jaringan telekomunikasi Kota Ilaga akibat ulah dari sekelompok orang yang belum diketahui Identitasnya ini, 

    “Dengan terputusnya jaringan Palapa Ring yang berfungsi sebagai jaringan backbone, tentunya akan berdampak pada lingkungan bangunan BTS VSAT kami,” jelasnya.

    Menurut Dirut Anang, BAKTI Kominfo bersama PT. Palapa Timur Telematika berupaya ntuk mengupayakan teknologi substitusi pengganti sementara hingga perbaikan dilakukan yaitu menggunakan teknologi satelit.

    Selaras dengan moto Kemenkominfo Indonesia Terkoneksi, semakin Digital semakin Maju, Dirut BAKTI mengungkapkan, rencana ke depannya, BLU yang ia pimpin ini akan membangun 9.113 jaringan BTS yang 5.500 diantaranya berada di Papua. 

    “Yang sudah ada akan diperbaiki, karena microwave ini kan tentunya harus didahului dengan membangun tower minimal setinggi 72 meter,” ungkapnya.

    Dirut BAKTI Kominfo menjelaskan, meski sulit, jika itu dilakukan kembali, upaya untuk membangun tower bukanlah suatu hal yang mustahil. 

    “Karena teman-teman di lapangan lagi mengatur kekuatan power yang sudah ada untuk diperbaiki. Kalau memang bisa dipakai kembali kita pakai kembali segera mungkin. Tapi kalau tidak, tentunya kita persiapkan tower yang baru. Upaya satelit ini merupakan upaya sementara sambil menyelesaikan persoalan yang ada,” paparnya.

    Butuh Waktu Perbaikan

    Dalam acara itu, Direktur Operasional PT. Palapa Timur Telematika, Eddy Siahaan mengatakan bahwa proses investigasi awal pihaknya bersinergi bersama dengan pihak kepolisian dan aparat lainnya guna mencegah agar hal serupa tak terulang kembali.

    “Tentunya, butuh waktu untuk berproses, tapi setiap hari kami akan follow up perkembangannya. Itu untuk mencari, tapi kalau untuk pengamanannya sendiri kita sebenarnya sudah bekerjasama dengan TNI secara formal untuk sehari-hari,” jelasnya.

    Menurut Eddy Siahaan, kejadian ini merupakan kejadian di luar kendali pihak keamanan dan pihaknya akan berupaya maksimal dalam memperbaiki dan menyediakan layanan konektivitas untuk masyarakat sekitar. 

    “Sementara, untuk recovery-nya pertama sangat tergantung keamanan itu sendiri. Kalau orang masih takut ke sana, ya belum dimulai, tapi durasi pembangunannya membutuhkan waktu setidaknya 6 bulan,” pungkasnya. (hm.ys)

    Berita Terkait

    Gandeng ITS untuk DTS 2021, Kominfo: Siapkan SDM dengan Pelatihan dan Sertifikasi

    Guna meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Badan Penelitian dan Pengemb Selengkapnya

    Pandemi Dorong Sektor Telekomunikasi Adaptif Hadirkan Layanan Berkualitas

    Pandemi Covid-19 menjadi peluang bagi sektor telekomunikasi untuk beradaptasi dengan meningkatkan kapasitas jaringan dan menyiapkan layanan Selengkapnya

    Covid-19 Tembus 1 Juta, Menkominfo Minta Tingkatkan Kolaborasi dan Optimisme

    Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Selasa (26/01/2021) mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 1 juta. Mente Selengkapnya

    Siapkan Dua Aplikasi Besar, Kominfo Targetkan Peningkatan IP-TIK

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan Peningkatan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) atau ICT Devel Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA